Majalah Langitan Edisi 57 “Tirakat Cinta Mbah Basyir”

Penulis : admin

October 16, 2014

Cover 1 MATAN  57 jpAssalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Pengatur semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi akhir zaman, Muhammad SAW.

 

Pembaca yang berbahagia,

Dalam sebuah hadis riwayat Imam at-Turmudzi dan Ibnu Hibban diterangkan bahwa, orang yang paling utama bersama Rasulullah kelak di hari kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca shalawat kepadanya. Hadis ini memberikan indikasi penting, bahwa seorang ahli shalawat adalah orang yang dicintai Rasulullah, kekasihnya. Ia dicintai karena telah tulus, ikhlas mencintai Rasulullah.

Dari sekian banyak bacaan atau kumpulan shalawat dan kasidah pengagungan kepada Rasulullah, tentu kita tak akan ketinggalan menyebut kitab Dala’il al-Khairat karya Syaikh Sulaiman al-Jazuli, Maroko. Di dalamnya terdapat kumpulan doa-doa untuk Nabi Muhammad Saw, termasuk deskripsi tentang makamnya, asma dan julukan kehormatan beliau, serta sejumlah pengagungan lainnya yang berupa shalawat dan hizib. Kitab Dala’il ini menjadi salah satu ritual yang populer dan memiliki fungsi yang penting dalam peningkatan makam spiritual para sufi.

Butuh niat dan usaha yang giat agar bisa istiqamah dalam mengamalkan bacaan dalam Dala’il al-Khairat, di samping juga harus mendapatkan ijazah/sanad pembacaannya dari seorang guru yang sudah mengamalkannya. Di antaranya ada nama KH. Ahmad Basyir (Mbah Basyir) Kudus, Jawa Tengah. Beliau masyhur sebagai Mujiz (pemberi ijazah) Dalail al Khairat dan amalan atau tirakat yang lain.

Menarik untuk disimak bagaimana perjalanan Mbah Basyir bisa mengemban amanah sebagai seorang mujiz sehingga Dala’il al-Khairat begitu identik dengan pondok asuhannya, Darul Falah, Jekulo, Kudus. Semuanya bisa pembaca simak di rubrik Jejak Utama.

 

Pembaca yang berbahagia,

Selain tema utama di atas, MATAN edisi kali ini juga hadir dengan beberapa rubrik menarik lainnya, seperti problematika berpacaran dalam Islam, catatan perjalanan ziarah ke masjid dan makam Abu Ayyub al-Anshari, Turki. Dan beberapa rubrik lain yang sayang untuk dilewatkan.

Selamat membaca.

 

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Tulisan Terkait

Haul Ust. H. Saiful Barri ke-3

Haul Ust. H. Saiful Barri ke-3

Jumat, (30/9) pukul 19.00 WIB. DI selenggarakan Haul Ust. H. Saiful Barri ke-3. Beliau sendiri merupakan Menantu Almaghfurlah KH. Abdullah Faqih yang telah wafat pada tahun 2020 silam. Acara yang berlokasi di ndalem beliau itu dihadiri majlis Masyayikh, majlis A’wan,...

Jumat Bersih Pondok Pesantren Langitan

Jumat Bersih Pondok Pesantren Langitan

Salah satu hal yang menunjukkan bahwa Pon. Pes. Langitan sangat peduli akan kebersihan lingkungan adalah diadakannya roan umum setiap seminggu sekali. Kegiatan tersebut rutin diadakan setiap hari Jumat pagi. Setelah jamaah subuh, biasanya para santri langsung...

Roan Sebagai Pembekalan Santri

Roan Sebagai Pembekalan Santri

Menurut beberapa pendapat, roan diserap dari kata tabarukan, yang berarti ngalap berkah. Disingkat menjadi rukan, kemudian menjadi roan. Santri mana yang tidak tahu perihal roan? Kegiatan bersih-bersih di kawasan pesantren ini telah menjadi tradisi pakem bagi kalangan...

Tim Selokan, Wujud Langitan mendukung Gerakan Lingkungan Asri

Tim Selokan, Wujud Langitan mendukung Gerakan Lingkungan Asri

Pesantren merupakan jenjang pendidikan yang menggembleng santri dalam banyak sisi, ilmu agama, tata krama, interaksi sosial, dan yang tak kalah penting adalah kebersihan. Islam sangat menjunjung tinggi kebersihan dalam segala aspek kehidupan manusia. Begitu pula di...

Taman yang Asri Wujud Penghijauan Alami

Taman yang Asri Wujud Penghijauan Alami

  Bagi santri pondok pesantren Langitan, memiliki lingkungan yang asri merupakan upaya kepedulian yang nyata bagi kehidupan. Pasalnya setiap sesuatu yang terlihat asri, memungkinkan siapa saja yang melihat akan senang dan betah pada keasrian yang terjadi. Jika...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Komentar

Archives

Categories