KH. Muhammad Khozin

Penulis : admin

March 3, 2008

Periode ketiga Pondok Pesantren Langitan diasuh oleh putra menantu KH.Ahmad Sholeh, yaitu KH. Muhammad Khozin, putra KH. Shihabuddin Rengel Tuban.

Selain mengaji di Pondok Pesantren Langitan, beliau juga pernah menimba ilmu di Pesantren Kademangan di bawah asuhan KH.Mohammad Kholil Bangkalan, selama dua tahun. Pada tahun 1894 M, beliau dijodohkan dengan putri KH.Ahmad Sholeh, Ning Shofiyah dan sejak itu beliau mulai aktif mengajar hingga menerima tugas mulia memimpin dan mengasuh pesantren sepeninggal ayah mertuanya pada tahun 1320 H./1902 M.

Waktu pun bergulir, selang beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1904 M. beliau berkesempatan menunaikan ibadah haji di Makkah Al Mukarramah. Kesempatan emas ini dimanfaatkan oleh beliau untuk mengaji (tabarrukan) iepada Syeh Makhfudz At Termasi dan beberapa masyayekh lain di Masjid Al Haram.

Dalam periode ini, sekembali beliau dari menunaikan ibadah haji terjadi banjir yang cukup dahsyat, lokasi Pondok Pesantren Langitan digenangi air Bengawan Solo dan terancam erosi cukup berat. Sehingga dengan terpaksa beliau memindahkan bangunan-bangunan pondok yang semula berada di tepi Bengawan Solo ke arah utara. Upaya ini juga dibarengi dengan perluasan areal pondok dan perbaikan sarana dan fasilitas pemukiman santri yang rusak aiibat banjir. Pondok yang berhasil dibangun pada saat itu adalah sebanyak empat unit yang terdiri dari Pondok Kidul yang sekarang disebut dengan Pondok Al Ghozali, Pondok Lor yang terkenal dengan nama Pondok Al Maliki, Pondok Kulon atau yang saat ini lebih populer dengan nama Pondok As Syafii dan Pondok Wetan yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Pondok Al Hanafi.

KH. Khozin mengasuh dan mengembangkan pesantren ini selama kurang lebih sembilan belas tahun (1902-1921 M.), beliau wafat pada tahun 1340 H./1921 M. dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Mandungan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.

Tulisan Terkait

Tips Menjaga Mata agar Tetap Sehat

Tips Menjaga Mata agar Tetap Sehat

Salah satu organ tubuh manusia yang paling penting adalah mata. Tanpa mata, banyak hal akan sulit dilakukan. Faktor penglihatan sangat penting dalam kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan, sehingga kesehatan mata santri/pelajar adalah salah satu masalah kesehatan...

Hikmah Dilahirkannya Nabi Muhammad ﷺ

Hikmah Dilahirkannya Nabi Muhammad ﷺ

Khutbah 1 الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ...

Masjid Agung Koln Jerman; Simbol Toleransi Kota

Masjid Agung Koln Jerman; Simbol Toleransi Kota

Islam, agama yang bermula dari semenanjung Arab kini telah merambah di berbagai belahan dunia, termasuk negara Jerman. Tepatnya pada abad ke-20, imigrasi besar-besaran orang  Turki ke Jerman terjadi. Terbaru, jumlah umat muslim di Jerman per 2024 diperkirakan mencapai...

Menasihati dengan Toxic, Bolehkah?

Menasihati dengan Toxic, Bolehkah?

Terkadang ada sebagian orang memberi nasihat dengan caranya yang kasar, entah itu  memaki atau mencela yang kerap kali membuat orang yang dinasihati merasa tersinggung. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh situasi dan kondisi penasihat, seperti kurangnya respons positif,...

Uzlah atau Bersosial? Membaca Dalil dan Konteksnya

Uzlah atau Bersosial? Membaca Dalil dan Konteksnya

Pertanyaan tentang apakah lebih baik menyendiri (uzlah) atau bersosial sering kali menjadi perdebatan hangat dalam diskusi agama dan moral. Di satu sisi, uzlah dianggap sebagai cara menjaga diri dari pengaruh buruk dunia luar. Di sisi lain, bersosial menawarkan...

Masjid An-Nahdla Bojonegoro; Perpaduan Andalusia dan Jawa

Masjid An-Nahdla Bojonegoro; Perpaduan Andalusia dan Jawa

Bojonegoro, sebuah kabupaten di Jawa Timur, menyimpan kisah panjang yang kaya akan warna sejarah dan budaya. Wilayah ini telah melalui berbagai masa kejayaan kerajaan besar di Nusantara, mulai dari pengaruh Hindu yang datang dari India, hingga perubahan ke budaya...

Cinta, Pengorbanan, dan Keteguhan Iman Abu Bakar

Cinta, Pengorbanan, dan Keteguhan Iman Abu Bakar

Di antara sekian banyak manusia yang pernah berjalan di muka bumi, ada orang-orang yang namanya dikenang bukan karena kekuasaan, kekayaan, atau kemenangan yang mereka raih. Mereka dikenang karena ketulusan cinta yang mereka persembahkan kepada kebenaran. Salah satu di...

Para Pecinta Buku dan Buku yang Dicintai

Para Pecinta Buku dan Buku yang Dicintai

Dalam perjalanan membangun peradaban yang luhur dan mulia, baik sosok yang tergila-gila pada buku maupun buku yang menjadi objek kegilaan memegang peran penting. Oleh karena itu, sepatutnya manusia yang berbudaya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para...

0 Comments

Kategori

Arsip

Posting Populer