PEMBUKAAN TADRIBUDDA’WAH SANTRI MUSYAWIRIN

Penulis : admin

July 22, 2010

  • Kemeriyahan serta kehidmahan itulah yang senantiasa terpancar dari wajah musyawirin, penantian yang begitu panjang guna mendengarkan arahan arahan Beliau Habib Muhammad yahya Bin hasan baharun dalam Pembekalan tadribudda’wah santri musyawirin
  • Disaat penantian itu oleh panitia diputarkan video sejarah berkenaan Syayidina Ali, Syayidina Mu’awiyah dan para shahabat yang lain. Dilanjutkan dengan dialog-dialog ringan oleh para musyawirin yang dipandu oleh beliau Ust. Abdul Mujib dengan Nara sumber ahli sejarah beliau Ust. Abdullah Thoyyib. Dalam dialog itu disampaikan oleh nara sumber bahwa sejarah pada saat ini telah banyak mengalami problematik keauntentikan data. Selang beberapa menit kemudian hadirlah beliau Habib Muhammad yahya bin hasan Baharun dengan di dampingi langsung oleh Beliau KH. Abdullah Faqih.
  • Diawali dengan pembacaan do’a oleh beliau “KH. Abdullah Faqih sebagai pembuka jalanya roda acara dan kemudian dilanjutukan dengan pituah-pituah beliau Habib Muhammad yahya Bin Hasan Baharun. Mengawali dalam pituah nya beliau mengatakan bahwa Pondok Pesantren adalah benteng dari kerusakan Aqidah, nilai nilai keaswajahan secara kaffah senantiasa harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan pemahaman dan itu menjadi tugas bagi kita semua sebagai orang yang paham akan Ahlussunnah waljama’ah. Jangan sampai apa yang telah kita anut sebagai pemahaman kita tercampurkan dengan pemahaman pemahaman yang paradok dan bertentangan. Faham syi’ah serta wahabi pada saat ini telah masuk pada masyarakat luas dan bahkan pada kalangan nadhiyyin. Salah satu contoh beliau mengatakan bahwa di daerah Bondowoso sebanyak 60 orang telah masuk ke dalam golongan syiah secara terang-terangan, belum lagi di daerah jember dan pasuruan yang notaben penduduknya adalah dari kalangan Nahdliyin.

Oleh : * Fana *

Tulisan Terkait

PERINGATAN 1000 HARI UST. H. SAIFUL BARRI

PERINGATAN 1000 HARI UST. H. SAIFUL BARRI

Telah genap sudah 1000 hari pasca kepergiannya sang Maestro Sholawat Langitan, Ustadz H. Saiful Barri semenjak Ahad, 13 Oktober 2019 silam. Memperingati atas 1000 hari almarhum menantu KH. Abdullah Faqih itu, Kamis, 21 Juli 2022 M./ 21 Dzulhijjah 1443 H. keluarga...

Gebyar Sholawat Bersama di Hari Raya

Gebyar Sholawat Bersama di Hari Raya

Setelah merayakan hari raya Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Pondok Pesantren Langitan mengadakan Gebyar Sholawat dalam rangka hari raya Idul Adha. Acara tersebut dilaksakanan pada hari Ahad Malam, (10/07). Para santri berholawat berjubel memakai baju...

Semarak Hari Raya Idul Adha 1443 H

Semarak Hari Raya Idul Adha 1443 H

Sabtu (09/07/2022) para santri menyambut kedatangan perayaan hari raya Idul Adha dengan penuh kegembiraan. Mereka meramaikan malam penuh kemeriahan itu dengan lomba takbir keliling, yang terakhir kali diadakan pada 2017 silam. Peserta kirab takbir keliling diambil...

1 Comment

  1. ilham

    saya setuju sekali dg petuah beliau yg mengatakan bahwa Pondok Pesantren adalah benteng dari kerusakan Aqidah, nilai – nilai keaswajahan secara kaffah senantiasa harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan pemahaman dan itu menjadi tugas bagi kita semua sebagai orang yang paham akan Ahlussunnah waljama’ah. Jangan sampai apa yang telah kita anut sebagai pemahaman kita tercampurkan dengan pemahaman – pemahaman yang paradok dan bertentangan.
    untuk itu, mohon agar semua masyarakat kaum Muslimin agar senantiasa berhati2, baik diri sendiri maupun keluarga terutama anak2….
    pesantrenkan anak2 kita…. mari kita galang gerakan anak wajib ikut pesantren…. amin Allahumma amin….

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Komentar

Archives

Categories