Seluruh rangakaian acara dalam rangka haul masyayikh (pengasuh) Pon Pes. Langitan, alhamdulillah berjalan dengan lancar. dimulai rabu pagi 04 februari 2009, semaan alquran bilghoib di mushola agung PP. Langitan dan mushula – mushola yang terdapat di sekitar pesantren. Pada malam harinya sekitar 2000 (dua ribu) personil anggota ISHARI, membaca sholawat hingga larut.

Kamis 5 februari 2009, sebelum acara inti, pukul 08.00 – 12.00 WIB seluruh santri ziarah ke makam pengasuh di pemakaman umum desa widang. Selepas sholat dluhur, acara dimulai dengan qiroatul quran, kemudian pembacaan Rotibul Haddad oleh Habib Ali bin Husin Alhadda dari Surabaya, tahlil oleh KH. Sholeh Qosim sidoarjo. Untuk mauidloh disampaikan oleh KH. Ma’ruf Amin dari Banten, Syaikh Taufiq kepala perwakilan Universitas alAzhar kairo mesir untuk Indonesia, KH. Mas Subadar Besuk Pauruan dan yang terakhir oleh Habib Umar bin Muthohar dari Semarang. Sedang acara ditutup dengan doa oleh KH. Anwar dari Lirboyo Kediri.

“Umat akan selamat bila mau menurut pada ulama’, dan merupakan tugas ulama adalah membimbing umat agar tidak tersesat dalam kancah kehidupan dunia” tegas KH. Ma’ruf Amin. “Umat perlu diingatkan tentang bahaya liberalisme dan pluralisme, karena akan merusak akidah / keimanan umat Islam. Serta bahaya dari gerakan – gerakan yang akan merongrong akidah ahlu sunnah waljama’ah”

Malam harinya seluruh santri berkumpul bersama untuk istighostah dan pembacaan sholawat nabi yang dipimpin oleh jamaah sholawat alMuqtashidah.