Rois Amm Langitan: “Santri yang Berjiwa Nasionalisme Adalah Santri yang Hubbul Wathon”

Penulis : admin

October 20, 2015

pk mus

Rois Amm Pondok Pesantren Langitan, Ust. Mustaqim S. Pd. I mengungkapkan, status santri yang merupakan pelajar ilmu agama sebenarnya sudah ada sejak zaman Rasulullah. Hanya saja dalam peringatan ini, yang dimaksudkan adalah santri yang punya jiwa patriotisme dan nasionalisme, yang telah tercatat dalam sejarah Resolusi Jihad.

“Santri yang berjiwa nasionalisme dan patriotisme adalah santri yang hubbul wathon, punya jiwa kepedulian pada bangsanya, sehingga patut untuk diperingati,” ungkapnya.

Demi menyambut diresmikannya Hari Santri Nasional pada 22 Oktober mendatang, Rais Amm periode 2014-2016 itu mendukung sepenuhnya peringatan tersebut. Menurutnya, peringatan ini sangat berarti untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat agar mengenang peristiwa sejarah. Beliau menegaskan bahwa santri tidak hanya kalangan yang dinilai oleh pihak Belanda hanya berkutat pada jamaah dan mengaji di masjid ataupun pesantren saja, tapi juga bisa angkat senjata untuk membela bangsa.

Seperti yang diketahui, tanggal 22 Oktober menjadi peristiwa bersejarah ketika para santri mengambil peran besar dalam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengumuman Resolusi Jihad yang telah diputuskan oleh KH. Hasyim Asyari bersama kia-kiai lain pada tanggal tersebut menjadi awal mula pergolakan berdarah 10 November di Surabaya.

Namun, meskipun demikian, ada juga sebagian kelompok masyarakat yang menolak adanya penetapan Hari Santri Nasional. Mereka menganggap peringatan ini akan berakibat pada pengkotak-kotakan umat Islam di Indonesia, sehingga akan ada pembedaan antara santri dan non-santri. Menanggapi hal tersebut, ustadz asal Bojonegoro ini menyayangkan adanya sikap demikian. Beliau menyanggah bahwa imbas tersebut tidak akan terjadi.

“Kalo kita berpresepsi yang negatif, tentu kesemuanya akan punya potensi. Dan itu masih sebuah dugaan” lanjutnya.

Ust. Mustaqim S. Pd. I melanjutkan, untuk peringatan hari nasional baru ini Pondok Pesantren Langitan masih dalam posisi mendukung. Sebab, peringatan ini terhitung baru dan berdekatan dengan peringatan tahun baru Islam, sehingga belum ada bentuk kegiatan tertentu untuk memperingatinya. Sy

 

Tulisan Terkait

Santri Langitan Galang Donasi Cianjur

Santri Langitan Galang Donasi Cianjur

Gempa di Cianjur kemarin, Senin (21/11/2022) pukul 13:21 WIB. Membawa kabar duka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ratusan rumah, bangunan bahkan lembaga pendidikan juga tak luput dari terjangannya. Oleh karena itu, Pon. Pes. Langitan juga turut serta menggalang...

Penyambutan Kedatangan Umrah KH. Ubaidillah Faqih dan Keluarga.

Penyambutan Kedatangan Umrah KH. Ubaidillah Faqih dan Keluarga.

Rombongan jamaah umrah KH. Ubaidillah Faqih, Ibu Nyai Hj. Faridah Ubaidillah, Agus Ahmad Sholeh dan para jamaah lainnya tiba di Ponpes Darul Ghuroba’ pada Senin sore (21/11). Para keluarga besar jamaah umrah lainnya yang ikut rombongan juga turut menyambut keluarganya...

Peringatan Haul KH. Quhwanul Adib Munawwar Kholil Ke-2

Peringatan Haul KH. Quhwanul Adib Munawwar Kholil Ke-2

Bagi segenap santri Langitan. Kepergian KH. Quhwanul Adib merupakan satu kehilangan besar. Namun dibalik semua itu, beliau juga meninggalkan teladan-teladan dan nilai luhur yang patut ditiru sekaligus diteladani. Karena pada hakikatnya, kepergian seseorang bukanlah...

Pelantikan PC KESAN Lamongan

Pelantikan PC KESAN Lamongan

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw dan Haul Masyayikh PP. Langitan. Pengurus Keluarga Santri dan Alumni Pondok Pesantren Langitan (KESAN) Cabang Lamongan mengadakan acara yang diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Kemantren Paciran Lamongan pada...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar

Archives

Categories