Nanti Malam Nishfu Sya’ban 1439 H, Berikut Amalan yang Dianjurkan

Penulis : admin

April 30, 2018

Senin (30/4) petang nanti adalah momen betepatan dengan malam Nisfu Sya’ban atau separuh bulan bulan Sya’ban 1439 Hijriah. Hal ini berdasarkan ikhbar PBNU melalui Lembaga Falakiyah yang mengumumkan bahwa awal bulan Sya’ban 1439 Hijriah jatuh pada Selasa (17/4), persisnya sejak Senin petang sebelumnya.
Pengumuman awal bulan Sya’ban disampaikan setelah tim rukyat Lembaga Falakiyah PBNU yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia berhasil menyaksikan hilal, antara lain di Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur; juga di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Selain memperbanyak puasa, ibadah yang dianjurkan di bulan ini adalah menghidupkan malam pertengahan bulan Sya’ban atau Nisfu Sya’ban. Menyadari keutamaan bulan ini, sebagian ulama menganjurkan umat Islam pada malam mulia ini untuk meningkatkan frekuensi doa, memperbanyak dua kalimat syhahadat, dan istighfar.

Baca: Tiga Amalan Utama pada Malam Nisfu Sya’ban

Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki, Ma Dza fi Sya‘ban mencatat bahwa para salafus shalih (ulama klasik) mentradisikan tadarus Al-Qur’an dan mengeluarkan harta mereka untuk membantu kelompok dhuafa dan orang-orang miskin selama bulan menyongsong Ramadhan ini.
Di banyak daerah di Tanah Air, malam nisfu sya‘ban menjadi momen yang ditunggu masyarakat. Mereka memanfaatkan waktu setelah sembahyang Maghrib untuk membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali. Aktivitas ini biasanya diiringi dengan berdoa kepada Allah agar diberikan umur panjang, rezeki yang halal, wafat dalam keadaan husnul khatimah, atau lainnya.

Baca: Hukum Baca Surat Yasin di Malam Nisfu untuk Hajat Tertentu

Di samping diyakini sebagai momen penyerahan rekapitulasi keseluruhan amal kepada Allah, Sya’ban juga mengandung jejak sejarah penting dalam Islam. Di antaranya, pengalihan kiblat yagn semula Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram, serta turunnya ayat anjuran untuk bershalawat untuk Nabi Muhammad, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56.

Baca: Beberapa Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Sya’ban merupakan bulan kedelapan dalam urutan kalender qamariyah. Sya’ban berasal dari kata syi’ab yang artinya jalan di atas gunung. Bulan ini menjadi jalan umat Islam untuk kian mempersiapkan diri menghadapi bulan paling istimewa sesudahnya, yakni Ramadlan.
Sumber: Nu Online/Mahbib

Tulisan Terkait

Puasa Tasu’a dan Asyura

Puasa Tasu’a dan Asyura

  Besok (19/9) adalah tanggal 9 Muharram, atau biasa disebut dengan hari Tasu’a. Begitu pula lusa pada Kamis (20/9) merupakan hari Asyura. Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu‘in pada hamisy I‘anatut Thalibin menjelaskan, hukum puasa Asyura sunnah...

Doa Agar Bersih Hati dan Dijauhkan dari Dusta

Doa Agar Bersih Hati dan Dijauhkan dari Dusta

Sebagai manusia kita tentu tak bisa lepas dari berbagai bentuk kesalahan atau dosa. Akan tetapi sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertobat meyesali perbuatannya. Terlepas dari hal itu kita juga perlu membentengi diri agar tidak...

Sketsa Habib Umar bin Hafidz Yaman

Sketsa Habib Umar bin Hafidz Yaman

Ketika semua mata dunia tertuju padanya, bibir-bibir berebut mencium tangannya, telinga menunggu untaian mutiara dari lisannya, dan hati yang haus akan siraman rohaninya. Mereka mungkin tidak tahu bahwa ia dulu adalah anak yatim yang ‘sempat diragukan’ masa depannya....

Ini Waktu Utama Mandi Sunnah Jumat

Ini Waktu Utama Mandi Sunnah Jumat

Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam Islam. Dikatakan mulia karena di dalamnya terdapat banyak amalan utama dan kesunnahan. Laki-laki misalnya diwajibkan shalat Jumat pada hari tersebut dan mengerjakan berbagai amalan sunnah sebelum shalat Jumat. Di antara...

Cara Menancapkan Rasa Cinta Pada Akhirat

Cara Menancapkan Rasa Cinta Pada Akhirat

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى “Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (Q.S. Al A’la : 16-17) Berulang kali, Allah Swt. telah mengingatkan bahwa...

Puasa, Ibadah Umat Terdahulu

Puasa, Ibadah Umat Terdahulu

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ   - البقرة/183 Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Komentar

Archives

Categories