<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>islam Archives - Pondok Pesantren Langitan</title>
	<atom:link href="https://langitan.net/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langitan.net/tag/islam/</link>
	<description>Widang, Tuban, Jawa Timur</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Sep 2018 05:46:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://langitan.net/wp-content/uploads/2020/03/cropped-logo-langitan-net-32x32.png</url>
	<title>islam Archives - Pondok Pesantren Langitan</title>
	<link>https://langitan.net/tag/islam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puasa, Ibadah Umat Terdahulu</title>
		<link>https://langitan.net/puasa-ibadah-umat-terdahulu/</link>
					<comments>https://langitan.net/puasa-ibadah-umat-terdahulu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 May 2018 09:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tulisan lepas]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[umat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=7363</guid>

					<description><![CDATA[<p>يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ   &#8211; البقرة/183 Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqoroh 183)   Ta’wil Ayat يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/puasa-ibadah-umat-terdahulu/">Puasa, Ibadah Umat Terdahulu</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-7364 aligncenter" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2018/05/Budaya-Arab-Agama-Bangsa-Arab-Sebelum-Islam.jpg" alt="" width="360" height="240" srcset="https://langitan.net/wp-content/uploads/2018/05/Budaya-Arab-Agama-Bangsa-Arab-Sebelum-Islam.jpg 360w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2018/05/Budaya-Arab-Agama-Bangsa-Arab-Sebelum-Islam-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ   &#8211; البقرة/183</p>
<p><em>Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqoroh 183)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Ta’wil Ayat</strong></p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ</p>
<p>Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan salah satu hukum syariat yaitu dengan mengkhitobi dan menetapkan perintah kepada setiap individu orang yang beriman untuk melakukan ibadah puasa. Puasa secara bahasa adalah <em>imsak,</em> menjaga dari sesuatu secara mutlak, diantaranya ketika ada orang yang senantiasa diam tidak berbicara, dia juga bisa dinamakan sedang puasa, karena dia menjaga dirinya dari berbica.</p>
<p>Ibnu Duraid berkata, “<em>Setiap hal yang menjaga gerakannya (diam), maka dia adalah puasa</em>. Sedangkan menurut arti syariat, puasa adalah menjaga diri pada siang hari mulai munculnya fajar kedua sampai tenggelamnya matahari dari sesuatu yang khusus seperti makan, minum, bersetubuh dengan istri dan hal-hal yang diinginkan oleh hawa nafsu dengan niat khusus pula yang murni semata-mata karena Allah SWT serta dilaksanakan pada bulan tertentu sesuai dengan ketentuan dan aturan dalam syariat Islam. Termasuk yang menjadikan kesempurnaan dalam puasa adalah dengan menjaga diri dari urusan-urusan hati yang bisa membatalkan pahala daripada puasa seperti menggunjing, berkata-kata kotor dan lain sebagainya. Sehingga puasa yang ditetapkan oleh syariat bukan hanya menjaga diri dari lapar dan dahaga, juga menjaga diri dari sifat-sifat tercela agar tidak menetap dalam diri manusia.</p>
<p>Ditetapkannya puasa bagi orang mukmin adalah karena dalam puasa terdapat penyucian jiwa dan membersihkan hati mereka dari sifat-sifat yang hina dan tercela serta mempersempit langkah gerakan setan dalam menggoda manusia agar melakukan kejelekan sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi Saw dalam hadits yang menjelaskan bahwa puasa adalah sebagai tameng dan obat bagi orang yang sudah waktunya menikah tetapi belum memiliki biaya pernikahan. <em>(Ibnu Katsir [1] : 497, Abu Su’ud [1] : 250, Al Alusi [2] :121, Tafsir al Jailani [1] : 158)</em></p>
<p style="text-align: right;"> كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ</p>
<p>Puasa adalah temasuk salah satu ibadah yang telah diwajibkan oleh Allah SWT kepada umat para nabi terdahulu mulai dari Nabi Adam as. Dalam ayat ini terdapat penguatan terhadap hukum wajibnya puasa, anjuran tentangnya dan pembersihan terhadap hati orang-orang yang dikhitobi oleh Allah SWT. Hal ini adalah sebagai pendorong agar mereka memiliki kecintaan terhadap puasa, karena ketika puasa itu dikerjakan bersama-sama orang lain akan lebih mudah dilaksanakan dan dipatuhi.</p>
<p>Adapun yang dikehendaki dengan persamaan antara puasa umat terdahulu dan sekarang terdapat beberapa pendapat, diantaranya adalah kemungkinan yang dikehendaki dalam ayat tersebut adalah kesamaan dalam kewajiban dan kefardhuan menjalankannya sebagai salah satu bentuk ibadah menghamba kepada Allah SWT, atau mungkin juga kesamaan adalah dalam waktu pelaksanaan puasa dan jumlah harinya, hal ini sebagaimana diriwayatkan bahwa diwajibkannya menjalankan puasa pada Bulan Ramadhan bagi orang yahudi dan nasrani, namun orang Yahudi enggan melaksanakan karena merasa keberatan sehingga mereka menggantinya dengan puasa sehari dalam setahun pada hari asyuro’, sedangkan orang Nasrani atas kesepakatan ulama mereka serta karena merasa berat menjalankan puasa pada Bulan Ramadhan, mereka kemudian mengganti waktunya dengan puasa pada bulan pemisah musim hujan dan musim kemarau (yaitu bulan Rabi’) serta menambahkan sepuluh hari sebagai ganti perbuatan mereka yang memindah waktu puasa.</p>
<p>Kemudian pada waktu itu raja mereka sakit dan terjadi banyak kematian pada golongan mereka, akhirnya mereka menambahkan sepuluh hari lagi sebagai janji atas keselamatan mereka dari sakit dan kematian missal sehingga jumlah puasa yang mereka lakukan menjadi lima puluh hari dalam setahunnya. <em>(Abu Su’ud [1] : 250, at Thobari [3] :411)</em></p>
<p style="text-align: right;">لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ</p>
<p>Diwajibkannya puasa ini adalah agar orang-orang yang beriman menjadi orang yang bertaqwa karena puasa mampu memecahkan syahwat seseorang yang mendorong dirinya untuk melakukan maksiat atau juga agar mereka menjadikan puasa sebagai sarana perantara meningkatkan dirinya menuju derajat orang-orang yang bertaqwa. Juga sebagai harapan agar seseorang tidak berlebihan dalam masalah makan sehingga menyebabkan matinya hati dari cahaya <em>mahabbah</em> dan rindu dengan Allah <em>(Abu Su’ud [1] : 250, al Alusi [2] :121,</em> <em>Tafsir al Jailani [1] : 158</em>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Hikmah dan Kandungan Ayat</strong></p>
<p>Dalam ayat di atas terdapat beberapa nilai hikmah yang penting dalam kehidupan manusia, karena setiap syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWT tidaklah pernah sunyi dari berbagai hikmah dalam kehidupan ini sebagimana yang dikatakan oleh Imam Syafi’i, “Ibadah yang ditetapkan Allah SWT senantiasa memiliki alasan tertentu untuk kemaslahatan makhluk.” Hal itu karena manusia diciptakan Allah agar mengenal Tuhannya, mampu memaksakan dirinya untuk melakukan ketaatan dan mendekatkan dirinya kepada Allah. Oleh karena itulah Allah kemudian menjadikan ibadah ini sebagai perantara mendekatkan diri kepada-Nya, sehingga tidak ada kebaikan dalam agama yang tidak memiliki shalat, puasa, haji dan zakat di dalamnya. Diantara hikmah dan kandungan hukum yang bisa dipetik dari ayat ini adalah :</p>
<ol>
<li>Allah SWT telah mewajibkan kepada setiap individu manusia agar menjalankan ibadah puasa.</li>
<li>Puasa adalah termasuk salah satu ibadah yang telah difardhukan Allah sejak masa yang lama dan masih terus berlanjut sampai masa ini.</li>
<li>Puasa merupakan ibadah yang berfungsi sebagai salah satu pengendali syahwat dan hawa nafsu manusia baik dalam urusan makan dan lain sebagainya.</li>
<li>Puasa merupakan salah satu bentuk pembelajaran kepada manusia untuk merasakan seperti penderitaan orang lain yang kekurangan dalam kebutuhan hidupnya supaya muncul dalam diri mereka keinginan untuk berbagai secara sos</li>
<li>Tujuan utama dalam puasa adalah membersihkan badan, hati dan jiwa manusia dari sifat-sifat yang hina dan tercela serta sebagai perantara untuk setiap mukmin menaikkan derajat dirinya untuk menjadi orang yang bertaqwa.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>(Tafsir al Tarbawi lil Quran al Karim Anwar al Baz [1]:83, Mausu’ah an Nabulsi lil Ulum as Syar’iyah Tafsir Al Baqoroh: 935)</em></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/puasa-ibadah-umat-terdahulu/">Puasa, Ibadah Umat Terdahulu</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/puasa-ibadah-umat-terdahulu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amalan supaya Selamat dalam Perjalanan</title>
		<link>https://langitan.net/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan/</link>
					<comments>https://langitan.net/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2017 09:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tulisan lepas]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan santri]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=6193</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Ada amalan menarik yang pernah dikutip oleh Imam Az-Zarkasyi untuk semua orang yang ingin selamat dalam perjalanan. Ia mengutip kisah yang pernah diamalkan oleh al-Kiya al-Harasi, seorang yang lahir di tahun yang sama persis dengan Imam al-Ghazali, pada tahun 450 H dan wafatnya hanya selisih satu tahun. Jika al-Ghazali wafat tahun 505 H, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan/">Amalan supaya Selamat dalam Perjalanan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-6197 aligncenter" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2017/09/jangan-sepelekan-ini-4-manfaat-pakai-sarung-tangan-saat-berkendara-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada amalan menarik yang pernah dikutip oleh Imam Az-Zarkasyi untuk semua orang yang ingin selamat dalam perjalanan. Ia mengutip kisah yang pernah diamalkan oleh al-Kiya al-Harasi, seorang yang lahir di tahun yang sama persis dengan Imam al-Ghazali, pada tahun 450 H dan wafatnya hanya selisih satu tahun. Jika al-Ghazali wafat tahun 505 H, al-Harasi wafat tahun 504 H.</p>
<p>Kehidupan kedua orang ini selalu bersama. Mereka adalah teman dekat. Mulai belajar, mengajar, pun jadi ulama, keduanya selalu berbarengan. Hanya, di antara keduanya masing-masing mempunyai keistimewaan yang tidak sama. Al-Harasi yang juga pengarang kitab Ahkamul Qur&#8217;an ini lebih jago dalam mengajar, sedang al-Ghazali sebagai pengarang Ihya&#8217; Ulumuddin lebih mahir dalam menulis.</p>
<p>Pemilik nama lengkap Abul Hasan Ali bin Muhammad At Thabari ketika akan melakukan perjalanan, ia membaca semua huruf yang ada di permulaan surat Al-Qur&#8217;an (fawatihus suwar). Mulai alif lam mim, alif lam mim, alif lam mim shad, alif lam ra&#8217;, dan seterusnya yang berjumlah 29 potong ayat.</p>
<div style="text-align: right;">كَانَ اَلْكِيَا الْهَرَاسِيْ الإِمَامُ رَحِمَهُ اللهُ إِذَا رَكِبَ فِيْ رِحْلَةٍ يَقُوْلُ هَذِهِ الْحُرُوْفَ الَّتِىْ فِيْ أَوَائِلِ السُّوَرِ فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ مَا جُعِلَ ذَلِكَ فِيْ مَوْضِعٍ أَوْ كُتِبَ فِيْ شَيْئٍ إِلَّا حُفِظَ تَالِيْهَا وَمَالُهُ وَأَمِنَ فِيْ نَفْسِهِ مِنَ التَّلَفِ وَالْغَرَقِ</div>
<p>Artinya: Imam al-Kiya al-Harasi rahimahullah ketika sedang bepergian membaca huruf-huruf  yang berada di permulaan surat-surat ini (awailus suwar). Beliau ditanya tentang amalan itu, lalu dijawab &#8220;Tidak ada tempat yang dibacakan itu atau tempat maupun barang yang dituliskan tulisan tersebut kecuali pembacanya dan hartanya akan dijaga, harta dan jiwanya aman dari kerusakan serta resiko tenggelam. (Badruddin Muhammad bin Abdullah Az Zarkasyi, Al-Burhan fi Ulumil Qur&#8217;an [Darut Turats, Kairo], vol 1, h. 434)</p>
<p>Jadi, menurut salah satu pakar fiqih madzhab Syafi&#8217;i ini, siapa saja yang mau membaca atau menulis di satu tempat, pembacanya akan selamat, harta jiwanya akan aman dari malapetaka dan tenggelam.</p>
<p>KH Abdul Qayyum Manshur, Lasem, ketika mengisi mauidhah hasanah di Haflah Khotmil Qur&#8217;an Pesantren At Taufiiqiyyah, Brabo, Grobogan mengatakan bahwa amalan ini sudah diijazahkan kepada masyarakat untuk siapa yang yang menginginkan sawahnya aman, selamat dari kecelakaan ketika bepergian, tidak tenggelam, atau sebagainya.</p>
<p>Sumber: <a href="http://nu.or.id">Nu Online</a> / <a href="http://www.nu.or.id/post/read/81217/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan">Ahmad Mundzir </a></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan/">Amalan supaya Selamat dalam Perjalanan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/amalan-supaya-selamat-dalam-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Live Streaming Peringatan 1.000 Hari Hadlrotus Syaikh KH. Abdulloh Faqih</title>
		<link>https://langitan.net/live-streaming-peringatan-1-000-hari-hadlrotus-syaikh-kh-abdulloh-faqih/</link>
					<comments>https://langitan.net/live-streaming-peringatan-1-000-hari-hadlrotus-syaikh-kh-abdulloh-faqih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2014 17:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[1000 hari]]></category>
		<category><![CDATA[adat islam]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>
		<category><![CDATA[hadist]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3802</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saksikanlah Live Video dan Radio Streaming Peringatan 1.000 Hari Hadlrotus Syaikh KH. Abdulloh Faqih tanggal 14 Desember 2014, pukul 19.00 wib &#8211; selesai. -Radio Fm 94.00 -Tv FHV 210,62 M langitan ( wilayah langitan dan sekitarnya ) Via online: Video streaming ; https://langitan.net/?page_id=1886 Winamp/PC :http://audio.aswajacenter.com:1232 Via Android :http://audio.aswajacenter.com:1232/listen.pls ViaBB:http://audio.aswajacenter.com:1232/;live</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/live-streaming-peringatan-1-000-hari-hadlrotus-syaikh-kh-abdulloh-faqih/">Live Streaming Peringatan 1.000 Hari Hadlrotus Syaikh KH. Abdulloh Faqih</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/12/1000-HARI.jpg"><img decoding="async" class="alignleft  wp-image-3805" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/12/1000-HARI.jpg" alt="1000-HARI" width="406" height="304" /></a>Saksikanlah Live Video dan Radio Streaming Peringatan 1.000 Hari Hadlrotus Syaikh KH. Abdulloh Faqih tanggal 14 Desember 2014, pukul 19.00 wib &#8211; selesai.<br />
-Radio Fm 94.00<br />
-Tv FHV 210,62 M langitan ( wilayah langitan dan sekitarnya )<br />
Via online:<br />
Video streaming ; <a href="https://langitan.net/?page_id=1886" target="_blank" rel="nofollow">https://langitan.net/?page_id=1886</a><span class="text_exposed_show"><br />
Winamp/PC :<a href="http://audio.aswajacenter.com:1232/" target="_blank" rel="nofollow">http://audio.aswajacenter.com:1232</a><br />
Via Android :<a href="http://audio.aswajacenter.com:1232/listen.pls" target="_blank" rel="nofollow">http://audio.aswajacenter.com:1232/listen.pls</a><br />
ViaBB:<a href="http://audio.aswajacenter.com:1232/;live" target="_blank" rel="nofollow">http://audio.aswajacenter.com:1232/;live</a></span></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/live-streaming-peringatan-1-000-hari-hadlrotus-syaikh-kh-abdulloh-faqih/">Live Streaming Peringatan 1.000 Hari Hadlrotus Syaikh KH. Abdulloh Faqih</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/live-streaming-peringatan-1-000-hari-hadlrotus-syaikh-kh-abdulloh-faqih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Live Streaming Haul Langitan ke 44</title>
		<link>https://langitan.net/live-streaming-haul-langitan-ke-44/</link>
					<comments>https://langitan.net/live-streaming-haul-langitan-ke-44/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2014 23:59:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[adat islam]]></category>
		<category><![CDATA[dzikrul ghofilin]]></category>
		<category><![CDATA[haul]]></category>
		<category><![CDATA[haul langitan ke 44]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3748</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://langitan.net/live-streaming-haul-langitan-ke-44/">Live Streaming Haul Langitan ke 44</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/12/quran.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" class="alignleft  wp-image-3749" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/12/quran.jpg" alt="quran" width="404" height="242" /></a></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/live-streaming-haul-langitan-ke-44/">Live Streaming Haul Langitan ke 44</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/live-streaming-haul-langitan-ke-44/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangkaian Acara Haul Masyaykih Langitan Ke 44</title>
		<link>https://langitan.net/rangkaian-acara-haul-masyaykih-langitan-ke-44-2/</link>
					<comments>https://langitan.net/rangkaian-acara-haul-masyaykih-langitan-ke-44-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2014 02:11:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[acara haul]]></category>
		<category><![CDATA[adat islam]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>
		<category><![CDATA[hadist]]></category>
		<category><![CDATA[haul]]></category>
		<category><![CDATA[haul 44]]></category>
		<category><![CDATA[haul masyayekh]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan haul]]></category>
		<category><![CDATA[pondok pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3735</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://langitan.net/rangkaian-acara-haul-masyaykih-langitan-ke-44-2/">Rangkaian Acara Haul Masyaykih Langitan Ke 44</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/1002532_10202024597897117_5422281384419836689_n.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-3657 " src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/1002532_10202024597897117_5422281384419836689_n-620x394.jpg" alt="Jadwal haul 44 " width="355" height="225" /></a></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/rangkaian-acara-haul-masyaykih-langitan-ke-44-2/">Rangkaian Acara Haul Masyaykih Langitan Ke 44</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/rangkaian-acara-haul-masyaykih-langitan-ke-44-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dauroh Al Habib Umar Bin Hafidz</title>
		<link>https://langitan.net/dauroh-al-habib-umar-bin-hafidz/</link>
					<comments>https://langitan.net/dauroh-al-habib-umar-bin-hafidz/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2014 07:57:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[dauroh habib umar bin hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[habib umar bin hafidz di langitan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[الحبيب عمر بن حفيظ]]></category>
		<category><![CDATA[الدورة العلمية في لانقيتان]]></category>
		<category><![CDATA[محاضرة للحبيب عمر بعنوان]]></category>
		<category><![CDATA[‏]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3729</guid>

					<description><![CDATA[<p>activate javascript</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/dauroh-al-habib-umar-bin-hafidz/">Dauroh Al Habib Umar Bin Hafidz</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/B3CIymuCUAAPI9J.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3730" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/B3CIymuCUAAPI9J.jpg" alt="dauroh habib umar" width="600" height="450" /></a></p>
<p><noscript>activate javascript</noscript></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/dauroh-al-habib-umar-bin-hafidz/">Dauroh Al Habib Umar Bin Hafidz</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/dauroh-al-habib-umar-bin-hafidz/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mabin Langitan</title>
		<link>https://langitan.net/mabin-langitan/</link>
					<comments>https://langitan.net/mabin-langitan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2014 03:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[Mabin]]></category>
		<category><![CDATA[taman pendidikan al qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[TPQ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Silahkan kunjungi Blog TPQ Mabin Pondok Pesantren Langitan di link : http://mabinlangitan.blogspot.com/ &#160;</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/mabin-langitan/">Mabin Langitan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/mabin-icon.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3701 aligncenter" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/mabin-icon.jpg" alt="mabin-icon" width="348" height="249" /></a></p>
<p>Silahkan kunjungi Blog TPQ Mabin Pondok Pesantren Langitan di link : <a href="http://mabinlangitan.blogspot.com/" target="_blank">http://mabinlangitan.blogspot.com/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/mabin-langitan/">Mabin Langitan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/mabin-langitan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khataman Fathul Wahab</title>
		<link>https://langitan.net/khataman-fathul-wahab/</link>
					<comments>https://langitan.net/khataman-fathul-wahab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2014 14:59:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[Fathul wahab]]></category>
		<category><![CDATA[fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Khatam]]></category>
		<category><![CDATA[kiai]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Santri.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=3693</guid>

					<description><![CDATA[<p>[Selasa, 18/11/14] Berbeda dengan hari Selasa yang biasanya pengajian setelah Subuh di pondok pesantren Langitan libur, hari ini para santri yang mengikuti pengajian kitab Fathul Wahab karya Syekh Zakaria Al Anshori tampak begitu bersemangat, karena kitab yang menjadi salah satu kajian wajib di Langitan ini akan dikhatamkan oleh KH. Muhammad Ali Marzuqi. Dalam khataman kali ini, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khataman-fathul-wahab/">Khataman Fathul Wahab</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3696" style="width: 310px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/Khataman.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3696" class="wp-image-3696 size-full" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2014/11/Khataman.jpg" alt="Khataman" width="300" height="200" /></a><p id="caption-attachment-3696" class="wp-caption-text">Khataman Fathul Wahab : KH. Muhammad Ali Marzuqi membaca do&#8217;a seusai khataman.</p></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>[Selasa, 18/11/14] </strong>Berbeda dengan hari Selasa yang biasanya pengajian setelah Subuh di pondok pesantren Langitan libur, hari ini para santri yang mengikuti pengajian kitab Fathul Wahab karya Syekh Zakaria Al Anshori tampak begitu bersemangat, karena kitab yang menjadi salah satu kajian wajib di Langitan ini akan dikhatamkan oleh KH. Muhammad Ali Marzuqi. Dalam khataman kali ini, Yai Ali berpetuah agar para santri yang mungkin dalam mengaji kitab Fathul Wahab ini belum penuh, maka sekiranya mengikuti pengajian-pengajian Fathul Wahab berikutnya. <em><strong>AAD</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khataman-fathul-wahab/">Khataman Fathul Wahab</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/khataman-fathul-wahab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Dakwah Melalui Internet</title>
		<link>https://langitan.net/pengembangan-dakwah-melalui-internet/</link>
					<comments>https://langitan.net/pengembangan-dakwah-melalui-internet/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2012 17:24:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Langituna]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kesan]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[santriinformatika]]></category>
		<category><![CDATA[sholawat]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>
		<category><![CDATA[TIK]]></category>
		<category><![CDATA[UPN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=1960</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dakwah Berbasis Teknologi dan informasi. Begitu pesat dan maju dunia informasi dikalangan masyarakat sehingga hampir sebuah momen kejadianÃ‚Â  yang baru saja terjadi di daerah atau bahkan diluar negeri bisa diketahui langsung baik menggunakan fasilitas computer atau dengan Hp yang di di dukung oleh jaringan internet. Hal serupa sebagai bentuk pelebaran sayap oleh Pondok Pesantren dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/pengembangan-dakwah-melalui-internet/">Pengembangan Dakwah Melalui Internet</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dakwah Berbasis Teknologi dan informasi.</p>
<div id="attachment_1961" style="width: 310px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2012/09/TIK-masuk-Pesantren.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1961" class=" wp-image-1961" title="TIK masuk Pesantren" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2012/09/TIK-masuk-Pesantren-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p id="caption-attachment-1961" class="wp-caption-text">Pembukaan Pelatihan TIK di PP. Langitan</p></div>
<p>Begitu pesat dan maju dunia informasi dikalangan masyarakat sehingga hampir sebuah momen kejadianÃ‚Â  yang baru saja terjadi di daerah atau bahkan diluar negeri bisa diketahui langsung baik menggunakan fasilitas computer atau dengan Hp yang di di dukung oleh jaringan internet. Hal serupa sebagai bentuk pelebaran sayap oleh Pondok Pesantren dalam menyebarkan informasi berupa dakwah dan education telah merambah luas dalam penyampaianya. Seperti halnya Pondok Pesantren langitan, pengajian tiap hari mampu di konsumsi oleh santri Ã¢â‚¬â€œ santri yang ada di luar negeri baik Negara cina, Korea, Jepang dan Malaysia dll.<span id="more-1960"></span></p>
<p>Sementara itu untuk lebih mengenalkan tentang luas nya dunia IT (informasi teknologi) Pondok Pesantren Langitan menyelenggarakan pelatihanÃ‚Â  TIK ( Teknologi Informasi dan Komunikasi ) kerja sama majelis muwassholah, UPN ( Universitas Pembangunan Nasional ), Kominfo dan Telkom yangÃ‚Â  di ikuti oleh 30 Pesentren se Pantura ( Tuban, Gresik, Bojonegoro dan Lamongan) selama 3 hari mulai tanggal 28 Ã¢â‚¬â€œ 30 September 2012 di kantor KESAN Pondok Langitan. Selama 3 hari penuh para peserta dari 30 pesantren akan mengikuti kegiatan pelatihan Berbais internet pada social media, streaming video dan audio. Dari kegiatan diatas diharapkan pesantren mampu mengembangkan media dakwahnya secara luas dengan pemangfaatan media internet.</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/pengembangan-dakwah-melalui-internet/">Pengembangan Dakwah Melalui Internet</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/pengembangan-dakwah-melalui-internet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>6</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Islam Bukan Agama Keturunan</title>
		<link>https://langitan.net/islam-bukan-agama-keturunan/</link>
					<comments>https://langitan.net/islam-bukan-agama-keturunan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 May 2011 06:59:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Islam bukan keturunan]]></category>
		<category><![CDATA[langitan]]></category>
		<category><![CDATA[orang islam]]></category>
		<category><![CDATA[tausiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=1331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : KH. Abdulloh Faqih Mari kita semua bersyukur kepada Allah swt karena kita dijadikan seorang muslim. Sebesar-besarnya nikmat adalah nikmat iman dan Islam. Seyogyanya kita tidak memiliki perasaan bahwa sudah sepatutnya kita jadi orang islam, karena bapak ibu kita dan kakek nenek kita juga orang Islam. Sehingga kita menganggap bahwa seolah-olah Islam itu hanya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/islam-bukan-agama-keturunan/">Islam Bukan Agama Keturunan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1334" style="width: 112px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://langitan.net/wp-content/uploads/2011/05/Syeikh-Abdullah-Faqih.jpg"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1334" class="size-medium wp-image-1334  " title="Syeikh Abdullah Faqih" alt="" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2011/05/Syeikh-Abdullah-Faqih-213x300.jpg" width="102" height="144" /></a><p id="caption-attachment-1334" class="wp-caption-text">Syeikh Abdullah Faqih</p></div>
<p>Oleh : <strong>KH. Abdulloh Faqih</strong></p>
<p>Mari kita semua bersyukur kepada Allah swt karena kita dijadikan seorang muslim. Sebesar-besarnya nikmat adalah nikmat iman dan Islam. Seyogyanya kita tidak memiliki perasaan bahwa sudah sepatutnya kita jadi orang islam, karena bapak ibu kita dan kakek nenek kita juga orang Islam. Sehingga kita menganggap bahwa seolah-olah Islam itu hanya karena faktor keturunan, <span id="more-1331"></span>sebagaimana kita merasa menjadi bangsa Indonesia karena bapak ibu kita orang Indonesia, dan tidak mengerti bahwa menjadi orang Islam adalah anugerah Allah, karena petunjuk Allah terhadap agama yang benar.</p>
<h3 style="text-align: center;"><em style="font-size: 13px;">Barang siapa yang dikehendaki dan dipilih oleh Allah untuk mendapat petunjuk-Nya, maka Allah akan melapangkan dadanya untuk (memeluk) Islam.</em><span style="font-size: 13px;"><br />
</span></h3>
<p style="text-align: center;">(QS. Al-An&#8217;am;125)</p>
<h3 style="text-align: center;"></h3>
<p style="text-align: center;"><em>Sesungguhnya agama yang benar menurut Allah adalah Islam</em></p>
<p style="text-align: center;">(QS. Ali Imran ayat 19)</p>
<h3 style="text-align: center;"><em style="font-size: 13px;">Barang siapa yang memilih agama selain Islam niscaya tidak akan diterima, diakhirat ia akan merasa rugi</em></h3>
<p style="text-align: center;">(QS. Ali Imran ayat 85)</p>
<p>Oleh karenanya, marilah kita bersyukur atas nikmat Islam tersebut dengan ucapan <em>Alhamdulillah</em><em>. </em>Juga bersyukur dalam hati, yakni dengan merasa senang dan bangga menjadi orang Islam. Begitu pula syukur melalui anggota badan, dengan cara menjalankan syariat Islam secara sempurna, yakni menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Itulah yang dinamakan takwa. Rasa syukur itu bisa pula diwujudkan dalam bentuk perjuangan, agar agama Islam senantiasa berkembang dan bisa diwaris oleh anak cucu kita. Jika kita menyukuri nikmat Islam yang telah diberikan tersebut, Insyaallah Islam akan tetap menjadi agama kita sampai kelak menghadap kepada Allah. Karena syukur bisa diibaratkan dengan tali, ia bisa digunakan untuk mengikat nikmat yang sudah diterima, juga untuk menangkap (menghasilkan) nikmat yang belum diterima.</p>
<p>Selain bersyukur kita juga harus merasa khawatir, jangan sampai nikmat Islam itu lepas dari genggaman kita. Seorang yang menjalani Islam selama hidupnya sama artinya tidak Islam ketika di akhir hayatnya mati menetapi <em>su&#8217;ul</em><em> khotimah</em>. Oleh sebab itu, kita harus menghindari hal-hal yang menyebabkan <em>su&#8217;ul khotimah</em> seperti menyepelekan urusan shalat, berbuat lalai sehingga bisa kehilangan waktu shalat.</p>
<p>Kemudian, amalan yang bisa dilakukan untuk menggapai <em>khusnul khotimah</em> antara lain: membaca ayat kursi sehabis shalat, dan memperbanyak bacaan <em>Laa Ilaaha Illa Allah</em>. Sebagaimana ada ungkapan, bahwa seseorang biasanya akan meninggal dengan menetapi apa yang biasa ia lakukan semasa<em> </em>hidupnya. Rasulullah juga bersabda, yang artinya: <em>Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah Laa Ilaaha Illa Allah maka akan masuk surga. Karena sudah nyata menjadi orang IslamÂ.</em> Kata Sayyidina Ali: <em>Sempurna-sempurnanya nikmat adalah mati dalam keadaan Islam.</em></p>
<p>Diriwayatkan oleh Imam Turmudzi, Rasulallah bersabda, <em>Ingatlah bahwa sesungguhnya anak cucu bani adam dijadikan Allah bermacam-macam tingkatan atau golongan. Ada yang lahir sebagai mukmin muslim sebab bapak ibunya mukmin, lalu hidupnya tetap mukmin sampai mati. Ada</em><em> </em><em>yang lahir kafir dan mati dalam keadaan kafir. Ada </em><em>pula </em><em>yang lahir mukmin tapi matinya kafir</em><em>,</em><em> wal iyadlu billah. Ada yang lahir kafir</em><em>,</em><em> hidup kafir tapi matinya mukmin (khusnul khotimah)</em><em>. </em>Wallahu alam bisshawab.</p>
<p>Sumber : <em>Kakilangit, edisi-42, Ponpes Langitan Tuban Jatim</em></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/islam-bukan-agama-keturunan/">Islam Bukan Agama Keturunan</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/islam-bukan-agama-keturunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
