<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Pengertian toleransi beragama	</title>
	<atom:link href="https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/</link>
	<description>Widang, Tuban, Jawa Timur</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Nov 2017 19:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>
		By: Anonymous		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1743</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2017 05:04:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1743</guid>

					<description><![CDATA[1.5]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.5</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anonymous		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1742</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2017 09:12:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1742</guid>

					<description><![CDATA[2]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anonymous		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1741</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2016 22:22:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1741</guid>

					<description><![CDATA[4]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>4</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anonymous		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1740</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2016 09:58:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1740</guid>

					<description><![CDATA[0.5]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>0.5</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nur kholis		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1739</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nur kholis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 May 2016 22:58:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1739</guid>

					<description><![CDATA[Semua berawal dari An-Nuqthoh ( . ) , kemudian terwujudlah Huruf, selanjutnya menjadi Kata, setelah itu terbentuklah rangkaian Kalimat &#038; akhirnya tercipta sebuah Naskah Skenario Drama Kehidupan yang dipentaskan.
Kita adalah &quot;titik&quot; yg akhirnya menjadi naskah skenario &#038; memerankan drama kehidupan &quot;Sang Pengarang&quot; dari &quot;resah&quot; alam ahadiyyah-Nya, &quot; Ana kanzun makhfiyy wa ana uriidu an u&#039;rof.....maka Drama Kehidupan ini harus Aku gelar&quot;.
Kalo awal kita semua adalah &quot;titik&quot; yg sama yg memerankan drama kehidupan-Nya &#038; semua akhir cerita jg akan dipungkasi &#038; ditutup dg &quot;titik&quot; pula, mengapa pula kita harus &quot;bertengkar&quot; dengan &quot;peran&quot; masing2 &#038; mengklaim bahwa &quot;perannya&quot; yang paling benar &#038; terbaik??!! Bukankah &quot;pemeran drama kehidupan&quot; ini adalah pilihan skenario-Nya???!!! Maka kenalilah hakikat Nuqhthohmu...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua berawal dari An-Nuqthoh ( . ) , kemudian terwujudlah Huruf, selanjutnya menjadi Kata, setelah itu terbentuklah rangkaian Kalimat &amp; akhirnya tercipta sebuah Naskah Skenario Drama Kehidupan yang dipentaskan.<br />
Kita adalah &#8220;titik&#8221; yg akhirnya menjadi naskah skenario &amp; memerankan drama kehidupan &#8220;Sang Pengarang&#8221; dari &#8220;resah&#8221; alam ahadiyyah-Nya, &#8221; Ana kanzun makhfiyy wa ana uriidu an u&#8217;rof&#8230;..maka Drama Kehidupan ini harus Aku gelar&#8221;.<br />
Kalo awal kita semua adalah &#8220;titik&#8221; yg sama yg memerankan drama kehidupan-Nya &amp; semua akhir cerita jg akan dipungkasi &amp; ditutup dg &#8220;titik&#8221; pula, mengapa pula kita harus &#8220;bertengkar&#8221; dengan &#8220;peran&#8221; masing2 &amp; mengklaim bahwa &#8220;perannya&#8221; yang paling benar &amp; terbaik??!! Bukankah &#8220;pemeran drama kehidupan&#8221; ini adalah pilihan skenario-Nya???!!! Maka kenalilah hakikat Nuqhthohmu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: abdul		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1738</link>

		<dc:creator><![CDATA[abdul]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2012 04:54:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1738</guid>

					<description><![CDATA[Hati hati dg bahaya (sekuerisme liberalisme pluralism kapitalism )
mereka berusaha menghancurkan aqidah islam ASWAJA
mrk menegakan HAM tetapi menghancurkan Hak ALLOH
dg mencampakan syariat ALLOH 
mrk memilih hukum jahiliah drpd hukum ALLOH
Mereka itulah org munafik kafir fasik zalim]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hati hati dg bahaya (sekuerisme liberalisme pluralism kapitalism )<br />
mereka berusaha menghancurkan aqidah islam ASWAJA<br />
mrk menegakan HAM tetapi menghancurkan Hak ALLOH<br />
dg mencampakan syariat ALLOH<br />
mrk memilih hukum jahiliah drpd hukum ALLOH<br />
Mereka itulah org munafik kafir fasik zalim</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: maqdum		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1737</link>

		<dc:creator><![CDATA[maqdum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 02:37:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1737</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1736&quot;&gt;anto&lt;/a&gt;.

itulab bukti nyata kekurangan bangsa ini ,.islam merupakan warga mayoritas namun orang/person yang ada kurang memahami akibatnya aliran2an seperti halnya jil dapat mudah merasuk di tengah2 masyarakat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1736">anto</a>.</p>
<p>itulab bukti nyata kekurangan bangsa ini ,.islam merupakan warga mayoritas namun orang/person yang ada kurang memahami akibatnya aliran2an seperti halnya jil dapat mudah merasuk di tengah2 masyarakat</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: anto		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1736</link>

		<dc:creator><![CDATA[anto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 02:39:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1736</guid>

					<description><![CDATA[penjelasan yg sdh lama saya pahami, klo ada yg bilang khabar burung, sungguh suatu yg memprihatinkan, tetapi maklum krn sebagian besar muslim negeri ini, Islamnya  krn keturunan (bkn dilandasi pilihan), lalu sekolah di sekolah umum yg sangat2 minim pelajaran tauhid dan aqidah, ya jadinya paham2 yg spt JIL byk yg menganut (termasuk sy saat mash kecil dan jahil dulu) meski tdk paham klo itu paham liberal.yg menyedihkan hanya sedikit yg berusaha mencari tahu soal Islam yg benar, lainnya beragama hanya ikut2an, tanpa mau memahami dasar dan argumen yg kuat pengamalan dr ajaran agama (Islam) tsb.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>penjelasan yg sdh lama saya pahami, klo ada yg bilang khabar burung, sungguh suatu yg memprihatinkan, tetapi maklum krn sebagian besar muslim negeri ini, Islamnya  krn keturunan (bkn dilandasi pilihan), lalu sekolah di sekolah umum yg sangat2 minim pelajaran tauhid dan aqidah, ya jadinya paham2 yg spt JIL byk yg menganut (termasuk sy saat mash kecil dan jahil dulu) meski tdk paham klo itu paham liberal.yg menyedihkan hanya sedikit yg berusaha mencari tahu soal Islam yg benar, lainnya beragama hanya ikut2an, tanpa mau memahami dasar dan argumen yg kuat pengamalan dr ajaran agama (Islam) tsb.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: syarifah		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1735</link>

		<dc:creator><![CDATA[syarifah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 06:30:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1735</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1732&quot;&gt;langitan02&lt;/a&gt;.

yah, apa yang telah di kemukakan dalam wacana, memang benar, bkn kabar burung tapi fakta. ketika kita ridha maka sama saja kita menginjak aqidah kita. fa naudzubillah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1732">langitan02</a>.</p>
<p>yah, apa yang telah di kemukakan dalam wacana, memang benar, bkn kabar burung tapi fakta. ketika kita ridha maka sama saja kita menginjak aqidah kita. fa naudzubillah</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Try		</title>
		<link>https://langitan.net/meluruskan-makna-toleransi-beragama/comment-page-1/#comment-1734</link>

		<dc:creator><![CDATA[Try]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:50:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2008/08/27/meluruskan-makna-toleransi-beragama/#comment-1734</guid>

					<description><![CDATA[assalamualaikum. pak kiyai, saya minta izin copy artikelnya untuk tugas saya..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum. pak kiyai, saya minta izin copy artikelnya untuk tugas saya..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
