<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Makna Idul Fitri	</title>
	<atom:link href="https://langitan.net/makna-idul-fitri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/</link>
	<description>Widang, Tuban, Jawa Timur</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Nov 2017 19:27:47 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>
		By: Nashila		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1927</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nashila]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2013 04:14:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1927</guid>

					<description><![CDATA[Trm kasih. Izin share.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Trm kasih. Izin share.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Abu Azka		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1926</link>

		<dc:creator><![CDATA[Abu Azka]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2013 08:50:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1926</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1920&quot;&gt;effendi ismail&lt;/a&gt;.

maaf... anda dan juga saya tidak memiliki kapasitas untuk setuju atau tidak setuju. apalagi anda berpendapat tidak berdasarkan dalil yang jelas, hanya menurut hemat anda saja. biarkan masalah ini kembali kepada ahlinya yaitu para ulama, tanyakan masalah ini kepada ulama.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1920">effendi ismail</a>.</p>
<p>maaf&#8230; anda dan juga saya tidak memiliki kapasitas untuk setuju atau tidak setuju. apalagi anda berpendapat tidak berdasarkan dalil yang jelas, hanya menurut hemat anda saja. biarkan masalah ini kembali kepada ahlinya yaitu para ulama, tanyakan masalah ini kepada ulama.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: materi untuk bulan syawal#1 &#171; mentoring sma 11 yogyakarta		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1925</link>

		<dc:creator><![CDATA[materi untuk bulan syawal#1 &#171; mentoring sma 11 yogyakarta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 13:56:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1925</guid>

					<description><![CDATA[[...] https://langitan.net/?p=54 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] <a href="https://langitan.net/?p=54" rel="ugc">https://langitan.net/?p=54</a> [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: herman jin		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1924</link>

		<dc:creator><![CDATA[herman jin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 21:07:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1924</guid>

					<description><![CDATA[sesungguhnya bukan kembali kepada kesucian ;..............
setiap manusia khususnya umat islam dalam setahun ada kewajiban menjalankan ibadah syaum di bulan ramadan ......
pada bulan ramadan adalah bulan saatnya introspeksi,koreksi dan mengefaluasi apa yang sudah dilakukan sebelas bulan kebelakan apabila sudah melaksanakan syaum di bulan ramadan bukan berarti kembali bersih atau suci ..............
namun tutup buku catatan lama sebelan bula yang lalu yang catatannya bisa saja baik bisa juga buruk.
pada tgl 1 syawal itu adala mendapatkan kembvali senuah buku catatan baru yang masih bersih atau suci untuk di isi lagi sebelas bulan yang akan datang........
dan perlu di ketahui catatan itu akan tersimpan sampai hari kiamat dan akan di pertanggung jawabkan oleh masing masing diu hadapan hukum Allah swt.
makanya kebanyakan idul fitri banyak yang berbagga hati merasa suci kembali itlulah pemahaman yang sangat di tidak dewasa dalam memahami hukum islam 

sebagai bahan tafaqur saja ................]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sesungguhnya bukan kembali kepada kesucian ;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
setiap manusia khususnya umat islam dalam setahun ada kewajiban menjalankan ibadah syaum di bulan ramadan &#8230;&#8230;<br />
pada bulan ramadan adalah bulan saatnya introspeksi,koreksi dan mengefaluasi apa yang sudah dilakukan sebelas bulan kebelakan apabila sudah melaksanakan syaum di bulan ramadan bukan berarti kembali bersih atau suci &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
namun tutup buku catatan lama sebelan bula yang lalu yang catatannya bisa saja baik bisa juga buruk.<br />
pada tgl 1 syawal itu adala mendapatkan kembvali senuah buku catatan baru yang masih bersih atau suci untuk di isi lagi sebelas bulan yang akan datang&#8230;&#8230;..<br />
dan perlu di ketahui catatan itu akan tersimpan sampai hari kiamat dan akan di pertanggung jawabkan oleh masing masing diu hadapan hukum Allah swt.<br />
makanya kebanyakan idul fitri banyak yang berbagga hati merasa suci kembali itlulah pemahaman yang sangat di tidak dewasa dalam memahami hukum islam </p>
<p>sebagai bahan tafaqur saja &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: deineumarlineu		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1923</link>

		<dc:creator><![CDATA[deineumarlineu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 14:35:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1923</guid>

					<description><![CDATA[saya mau tanya kalau orang wahabi pengertian iedul fitri spt ini :Pada setiap kali menjelang Idul Fithri seperti sekarang ini (Ramadhan 1431 H) atau tepat pada hari rayanya, seringkali kita mendengar dari para khatib (penceramah/mubaligh) di mimbar menerangkan: Bahwa Idul Fithri itu maknanya â€“ menurut persangkaan mereka â€“ ialah &quot;Kembali kepada fithrah.&quot;
Yakni: Kita kembali kepada fithrah kita semula (suci) disebabkan telah dihapus dosa-dosa kita&quot;
Penjelasan mereka diatas adalah kurang tepat baik ditinjau dari segi lughah/bahasa maupun syara&#039;/Agama.
Pertama: menurut lughah/bahasa bahwa lafazh &quot;fithru/ifthaar&quot; (Ø£ÙØ·Ø§Ø± / ÙØ·Ø±) artinya menurut bahasa berbuka (yakni berbuka puasa jika terkait dengan puasa). Jadi Idul fithri artinya &quot;hari raya berbuka puasa&quot;. Yakni kita kembali berbuka (tidak puasa lagi) setelah selama sebulan kita berpuasa. Sedangkan &quot;fithrah&quot; tulisannya sebagai berikut ( ÙØ·Ø±Ø© ) bukan ( ÙØ·Ø± ).
Kedua:  menurut syara&#039; telah datang hadits yang menerangkan bahwa Idul Fithri itu ialah Hari raya kita kembali berbuka puasa.
Ø¹ÙŽÙ†Ù’ Ø§ÙŽØ¨ÙÙ‰Ù‡ÙØ±ÙŽÙŠÙ’Ø±ÙŽØ©ÙŽ : Ø£ÙŽÙ†ÙŽÙ‘ Ø±ÙŽØ³ÙÙˆÙ’Ù„Ù Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØµÙŽÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù ÙˆÙŽØ³ÙŽÙ„ÙŽÙ‘Ù…ÙŽ Ù‚ÙŽØ§Ù„ÙŽ :Ø§ÙŽÙ„ØµÙŽÙ‘ÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽ ØªÙŽØµÙÙˆÙ’Ù…ÙÙˆÙ’Ù†ÙŽ, ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙÙØ·Ù’Ø±ÙÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽ ØªÙÙÙ’Ø·ÙØ±ÙÙˆÙ’Ù†ÙŽ. ØµØ­ÙŠØ­,Ø£Ø®Ø±Ø¬Ù‡ Ø§Ù„ØªØ±Ù…Ø°ÙŠ ÙˆØ§Ù„Ù„ÙØ¸ Ù„Ù‡ÙˆØ£Ø¨ÙˆØ¯Ø§ÙˆØ¯ÙˆØ§Ø¨Ù† Ù…Ø§Ø¬Ù‡ ÙˆØ§Ù„Ø¯Ø§Ø±Ù‚Ø·Ù†ÙŠ ÙˆØ§Ù„Ø¨ÙŠÙ‡Ù‚ÙŠ.
Artinya: Dari Abi Hurairah (ia berkata): Bahwasannya Nabi shalallahu &#039;alaihi wasallam telah bersabda, &quot;Shaum / puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (idul) fithri itu ialah pada hari kamu berbuka. Dan (idul) adhha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan kurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan.&quot; (Hadits Shahih dikeluarkan oleh imam-imam: Tirmidzi (No: 693), Abu Dawud (No: 2324), Ibnu Majah (No: 1660), ad Daruquthni (2/163-164) dan Baihaqi (4/252) dengan beberapa jalan dari Abi Hurairah. Dan lafazh ini dari riwayat Imam Tirmidzi.) link nya ini :
http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/-teguh-abw-dhkwan/makna-idul-fithri-adhha/140163722685347
bagaimana menurut antum ????
mohon penjelasannya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya kalau orang wahabi pengertian iedul fitri spt ini :Pada setiap kali menjelang Idul Fithri seperti sekarang ini (Ramadhan 1431 H) atau tepat pada hari rayanya, seringkali kita mendengar dari para khatib (penceramah/mubaligh) di mimbar menerangkan: Bahwa Idul Fithri itu maknanya â€“ menurut persangkaan mereka â€“ ialah &#8220;Kembali kepada fithrah.&#8221;<br />
Yakni: Kita kembali kepada fithrah kita semula (suci) disebabkan telah dihapus dosa-dosa kita&#8221;<br />
Penjelasan mereka diatas adalah kurang tepat baik ditinjau dari segi lughah/bahasa maupun syara&#8217;/Agama.<br />
Pertama: menurut lughah/bahasa bahwa lafazh &#8220;fithru/ifthaar&#8221; (Ø£ÙØ·Ø§Ø± / ÙØ·Ø±) artinya menurut bahasa berbuka (yakni berbuka puasa jika terkait dengan puasa). Jadi Idul fithri artinya &#8220;hari raya berbuka puasa&#8221;. Yakni kita kembali berbuka (tidak puasa lagi) setelah selama sebulan kita berpuasa. Sedangkan &#8220;fithrah&#8221; tulisannya sebagai berikut ( ÙØ·Ø±Ø© ) bukan ( ÙØ·Ø± ).<br />
Kedua:  menurut syara&#8217; telah datang hadits yang menerangkan bahwa Idul Fithri itu ialah Hari raya kita kembali berbuka puasa.<br />
Ø¹ÙŽÙ†Ù’ Ø§ÙŽØ¨ÙÙ‰Ù‡ÙØ±ÙŽÙŠÙ’Ø±ÙŽØ©ÙŽ : Ø£ÙŽÙ†ÙŽÙ‘ Ø±ÙŽØ³ÙÙˆÙ’Ù„Ù Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØµÙŽÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù ÙˆÙŽØ³ÙŽÙ„ÙŽÙ‘Ù…ÙŽ Ù‚ÙŽØ§Ù„ÙŽ :Ø§ÙŽÙ„ØµÙŽÙ‘ÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽ ØªÙŽØµÙÙˆÙ’Ù…ÙÙˆÙ’Ù†ÙŽ, ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙÙØ·Ù’Ø±ÙÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽ ØªÙÙÙ’Ø·ÙØ±ÙÙˆÙ’Ù†ÙŽ. ØµØ­ÙŠØ­,Ø£Ø®Ø±Ø¬Ù‡ Ø§Ù„ØªØ±Ù…Ø°ÙŠ ÙˆØ§Ù„Ù„ÙØ¸ Ù„Ù‡ÙˆØ£Ø¨ÙˆØ¯Ø§ÙˆØ¯ÙˆØ§Ø¨Ù† Ù…Ø§Ø¬Ù‡ ÙˆØ§Ù„Ø¯Ø§Ø±Ù‚Ø·Ù†ÙŠ ÙˆØ§Ù„Ø¨ÙŠÙ‡Ù‚ÙŠ.<br />
Artinya: Dari Abi Hurairah (ia berkata): Bahwasannya Nabi shalallahu &#8216;alaihi wasallam telah bersabda, &#8220;Shaum / puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (idul) fithri itu ialah pada hari kamu berbuka. Dan (idul) adhha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan kurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan.&#8221; (Hadits Shahih dikeluarkan oleh imam-imam: Tirmidzi (No: 693), Abu Dawud (No: 2324), Ibnu Majah (No: 1660), ad Daruquthni (2/163-164) dan Baihaqi (4/252) dengan beberapa jalan dari Abi Hurairah. Dan lafazh ini dari riwayat Imam Tirmidzi.) link nya ini :<br />
<a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/-teguh-abw-dhkwan/makna-idul-fithri-adhha/140163722685347" rel="nofollow ugc">http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/-teguh-abw-dhkwan/makna-idul-fithri-adhha/140163722685347</a><br />
bagaimana menurut antum ????<br />
mohon penjelasannya</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Adri		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1922</link>

		<dc:creator><![CDATA[Adri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 02:11:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1922</guid>

					<description><![CDATA[thanks tulisannya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>thanks tulisannya</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Ibnu Abi Irfan		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1921</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ibnu Abi Irfan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 17:58:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1921</guid>

					<description><![CDATA[pengertian kembali kepada kesucian itu belum tentu pengertian yang baik dan benar. apakah semua orang yang berhasil melewati bulan ramadhan tanpa kehilangan puasanya satu haripun otomatis kembali kepada kesucian? bukankah ada hadits yang menyatakan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pengertian kembali kepada kesucian itu belum tentu pengertian yang baik dan benar. apakah semua orang yang berhasil melewati bulan ramadhan tanpa kehilangan puasanya satu haripun otomatis kembali kepada kesucian? bukankah ada hadits yang menyatakan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: effendi ismail		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1920</link>

		<dc:creator><![CDATA[effendi ismail]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 16:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1920</guid>

					<description><![CDATA[Ana setuju sekali idul fitri artinya kembali kpd kesucian atau fitrah. Tapi tidk sependapat bila idul fitri di arti hari kemenangan. Pertanyaannya kemenangan melawan siapa, syetan? padahal setan telah bersumpah sampai menjelang ajal kita tiba pun akan selalu ada setan yang menggagu. Gitu aja makasih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ana setuju sekali idul fitri artinya kembali kpd kesucian atau fitrah. Tapi tidk sependapat bila idul fitri di arti hari kemenangan. Pertanyaannya kemenangan melawan siapa, syetan? padahal setan telah bersumpah sampai menjelang ajal kita tiba pun akan selalu ada setan yang menggagu. Gitu aja makasih</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: langitan03		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1919</link>

		<dc:creator><![CDATA[langitan03]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 14:09:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1919</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1916&quot;&gt;abay&lt;/a&gt;.

#abay
ya dipersilahkan mas]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1916">abay</a>.</p>
<p>#abay<br />
ya dipersilahkan mas</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: aan rahaman		</title>
		<link>https://langitan.net/makna-idul-fitri/comment-page-1/#comment-1918</link>

		<dc:creator><![CDATA[aan rahaman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 09:19:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/index.php/2007/10/17/makna-idul-fitri/#comment-1918</guid>

					<description><![CDATA[adakah perubahan diri pada kita usai ramadhan itu akan sangat tergantung pada pemahaman kita akan makna idul fitri.jazakumullah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>adakah perubahan diri pada kita usai ramadhan itu akan sangat tergantung pada pemahaman kita akan makna idul fitri.jazakumullah</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
