Hari Sunnah Memotong Kuku dan Tata Caranya Menurut Ulama

Penulis : Tim Admin

January 19, 2023

(Pixabay)

Salah satu amalan yang termasuk dari lima sunnah fitrah adalah memotong kuku. Dalam shahih Bukhari disebutkan, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ. الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

Artinya: “(Sunnah) Fitrah itu ada lima, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur bulu ketiak, memendekkan kumis, dan memotong kuku”. (HR. Bukhari).

Adapun memotong kuku itu disunnahkan pada hari Kamis atau di pagi hari Jumat, hal ini sebagaimana disebutkan Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitabnya, Fathul Mu’in. 

و يسن فعل ذلك (أي قلم الأظفار)  يوم الخميس أو بكرة الجمعة

Artinya: “Disunnahkan melakukan pemotongan kuku pada hari kamis atau di pagi hari Jumat”.

Disunnahkannya memotong kuku pada hari yang disebutkan di atas mempunyai beberapa faidah tersendiri. Faidah tersebut adalah selamat dari kemiskinan, keluhan buta, penyakit kusta dan gila.

Dalam Musnad Al-Firdaus, Imam Ad-Dailami mengeluarkan sebuah hadits marfu’ yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA.

من أراد أن يأمن الفقر وشكاية العمى والبرص والجنون فليقلم أظفاراها يوم الخميس بعد العصر

Artinya: “Barang siapa yang ingin selamat dari kemiskinan dan keluhan buta, penyakit kusta dan gila, hendaknya memotong kuku di hari kamis saat sore hari”. (I’anatut Tholibin, Juz 2. Hal, 85. Cet, Maktabah Darul Ihya al-kutub al-Arabiyah).

 

Tata Cara Memotong Kuku Menurut Ulama

Sementara tata cara memotong kuku menurut ulama adalah dimulai dari jari telunjuk tangan kanan sampai jari kelingkingnya, lalu ibu jarinya. Kemudian dilanjut ke jari kelingking tangan kiri sampai ke ibu jarinya. Adapun untuk kaki itu dimulai dari jari kelingking kaki bagian kanan hingga jari kelingking kaki bagian kiri.

Setelah memotong kuku, hendaknya membasuh bagian pemotongan kuku tersebut, sebab ditakutkan terkena penyakit levra. (I’anatut Tholibin, Juz 2. Hal, 84. Cet, Maktabah Darul Ihya al-kutub al-Arabiyah).

 

(Mahirur Riyadl)

 

Tulisan Terkait

Doa Rasulullah di Bulan Rajab

Doa Rasulullah di Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang terdapat di penanggalan Hijriah. Bulan Rajab merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt. Sebelumnya ada empat bulan yang dimuliakan oleh Allah daripada bulan-bulan yang lain. Bulan-bulan tersebut adalah Dzulqa'dah,...

Besok Bulan Rajab, ini keistimewaannya!

Besok Bulan Rajab, ini keistimewaannya!

Mulai besok, hari Senin (23/1/2023), umat Islam akan memasuki bulan Rajab. Bulan Rajab merupakan bulan ke-7 dalam perhitungan kalender bulan (qomariyah). Bulan Rajab disebutkan dalam beberapa riwayat sebagai bulan yang istimewa, lalu seistimewa apa bulan tersebut?...

Anjuran Memulai Hal Baik di Hari Rabu

Anjuran Memulai Hal Baik di Hari Rabu

Salah satu hari yang tepat untuk memulai sesuatu adalah hari Rabu. Hari Rabu menurut ulama, merupakan hari yang tepat untuk mengawali segala sesuatu, lebih-lebih sesuatu tersebut merupakan hal yang baik pula seperti belajar, bekerja, dan aktivitas-aktivitas yang lain....

Ngaji Irsyadul Ibad: Keadaan Pembantu Orang Zalim Setelah Mati

Ngaji Irsyadul Ibad: Keadaan Pembantu Orang Zalim Setelah Mati

Dalam Kitab Irsyadul Ibad diterangkan bahwa pelaku kezaliman akan mendapat ancaman yang berat. Dalam surat Ibrahim ayat 62, Allah Swt berfirman; وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

Categories