<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Khutbah Jum&#039;at Archives - Pondok Pesantren Langitan</title>
	<atom:link href="https://langitan.net/category/khutbah-jumat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langitan.net/category/khutbah-jumat/</link>
	<description>Widang, Tuban, Jawa Timur</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 09:33:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://langitan.net/wp-content/uploads/2020/03/cropped-logo-langitan-net-32x32.png</url>
	<title>Khutbah Jum&#039;at Archives - Pondok Pesantren Langitan</title>
	<link>https://langitan.net/category/khutbah-jumat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Khutbah Jumat: Rajab Bulan Istighfar</title>
		<link>https://langitan.net/khutbah-jumat-rajab-bulan-istighfar/</link>
					<comments>https://langitan.net/khutbah-jumat-rajab-bulan-istighfar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 09:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khutbah Jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Rajab]]></category>
		<category><![CDATA[Istighfar]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah jumat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=223442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Khutbah Jumat kali ini mengangkat materi tentang bulan Rajab. Adapun judul dari khutbah Jumat tersebut adalah &#8220;Rajab Bulan Istighfar&#8221;. Sementara teks khutbah Jumat bisa didapatkan di sini. Khutbah Jumat: Rajab Bulan Istighfar Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلهِ الْمَحْمُوْدِ بِكُلِّ لِسَانٍ، الْمَعْبُوْدِ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ، الْمُسْتَوْجِبُ عَلَى عِبَادِهِ الْاِنْقِيَادَ وَالْإِذْعَانْ ، أَحْمَدُهُ عَلَى مَا أَوْلَاهُ مِنَ الْإِحْسَانِ، [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-rajab-bulan-istighfar/">Khutbah Jumat: Rajab Bulan Istighfar</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-223443" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1.jpg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1.jpg 1280w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1-300x200.jpg 300w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1-1024x682.jpg 1024w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1-768x512.jpg 768w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2023/01/beads-bead-g09e950853_1280-1-1080x720.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Khutbah Jumat kali ini mengangkat materi tentang bulan Rajab. Adapun judul dari khutbah Jumat tersebut adalah &#8220;Rajab Bulan Istighfar&#8221;. Sementara teks khutbah Jumat bisa didapatkan di sini. <a href="http://s.id/khutbahjumatlangitan"><strong>Khutbah Jumat: Rajab Bulan Istighfar</strong></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Khutbah Pertama</strong></p>
<p style="text-align: right;">اَلْحَمْدُ لِلهِ الْمَحْمُوْدِ بِكُلِّ لِسَانٍ، الْمَعْبُوْدِ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ، الْمُسْتَوْجِبُ عَلَى عِبَادِهِ الْاِنْقِيَادَ وَالْإِذْعَانْ ، أَحْمَدُهُ عَلَى مَا أَوْلَاهُ مِنَ الْإِحْسَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ يَغْفِرُ ذَنْبًا وَيَكْشِفُ كُرَبًا وَيَضَعُ قَوْمًا وَيَرْفَع آخَرِيْنَ سُبْحَانَهُ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ المَبْعُوْثُ إِلَى النَّاسِ بِالدَّلِيْلِ وَالْبُرْهَانِ، أَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَمَلَةِ السُّنَّةِ وَالْقُرْآنِ.<br />
أَمَّا بَعْدُ : فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَاتَّقُوا اللهَ حَيْثُمَا كُنْتُمْ، فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالٰى : يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ (آل عمران: 102) وقال تعالى :يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا [الأحزاب/70-71]</p>
<p><strong>Ma’asyira al-muslimin rahimakumullah,</strong><br />
Dalam kesempatan yang mulia ini, saya mengajak kepada diri saya sendiri serta kepada seluruh jamaah marilah senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt. dengan senantiasa menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Marilah kita menggunakan rejeki yang kita terima sebagai wasilah (perantara) menjalankan ketaatan.</p>
<p>Marilah kita senantiasa berpegang teguh kepada Kitab Allah dan Sunnah rasul-Nya sebagai pedoman kehidupan di dunia dan janganlah terpecah belah, sesungguhnya Allah Swt. menjadikan persaudaraan diantara kita semua dan memerintahkan kita untuk saling tolong-menolong dalam ketakwaan dan kebaikan serta memerintahkan kita untuk saling mengingatkan terhadap perbuatan dosa dan kemaksiatan.<br />
Maka marilah kita patuhi dan laksanakan perintah Allah baik ketika sendiri atau berkumpul dengan orang lain. Allah akan selalu Memberikan balasan terhadap apa yang diperbuat setiap individu manusia.</p>
<p><strong>Ma’asyira al-muslimin rahimakumullah,</strong><br />
Saat ini kita semua berada di dalam Bulan Rajab. Bulan di mana Allah Swt. memulai tiga bulan mulia dengannya, yaitu bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan. Dalam bulan mulia ini kebaikan akan mendapatkan pahala yang besar dan kemaksiatan akan mendapatkan balasan yang berat. Marilah mulai saat ini kita perbaiki amal perbuatan kita, kita tingkatkan ibadah kita, kita perhatikan shalat kita dan shalatnya anak keluarga kita. janganlah pernah kita menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang kita miliki, karena semua yang kita kerjakan pasti akan mendapatkan balasan dari Allah Swt.</p>
<p>Tidaklah kita mendengar Allah Swt. Berfirman:</p>
<p style="text-align: center;">اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ.<br />
Artinya: “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (Q.S. al-Mukminun [23]; 115)</p>
<p>Allah Swt. juga Menjanjikan kepada kita:</p>
<p style="text-align: center;">مَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهٗۚ وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِاَنْفُسِهِمْ يَمْهَدُوْنَۙ<br />
Artinya: “Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barangsiapa yang beramal saleh maka mereka sendirilah yang menyiapkan (tempat menyenangkan) untuk dirinya.” (Q.S. ar-Rum [30]; 44)</p>
<p><strong>Ma’asyira al-muslimin rahimakumullah,</strong><br />
Bulan Rajab adalah bulan istighfar, oleh karena itu marilah pada bulan ini kita memperbanyak bacaan istighfar dan terus menerus melantunkannya dalam kehidupan kita semua. Ulama berkata:</p>
<p style="text-align: center;">رَجَبٌ شَهْرُ اْلاِسْتِغْفَارِ، وَشَعْبَانُ شَهْرُ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ الْمُخْتَارِ، وَرَمَضَانُ شَهْرُ الْقُرْآنِ.<br />
Artinya: “Bulan Rajab adalah bulannya Istihfar, Sya’ban adalah bulannya membaca shalawat kepada Nabi saw. dan Ramadhan adalah bulan memperbanyak bacaan al-Qur’an.</p>
<p>Diantara Bacaan Istighfar yang diajarkan para ulama untuk baca setiap bulan Rajab adalah:</p>
<p style="text-align: center;">رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ</p>
<p>para ulama mengajarkan istighfar ini dibaca sebanyak 70 kali setiap pagi dan sore hari selama bulan Rajab.</p>
<p>Diantara ajaran lainnya adalah para ulama mewasiatkan kepada kita semua untuk senantiasa memperbanyak bacaan Sayyid al-Istighfar yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw.:</p>
<p style="text-align: center;">عن شَدَّادِ بْنِ أَوسٍ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، قَالَ : سَيِّدُ اْلاسْتِغْفَارِ أَنْ يَقُوْلَ العَبْدُ : اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ.</p>
<p>“Diriwayatkan dari Syaddad ibn Aus r.a. dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sayyid al-Istighfar adalah seorang hamba mengucapkan: “Ya Allah, Engkau adalah tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau, yang telah menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, dan aku atas tanggungan-Mu dan janji-Mu selama aku masih mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat yang telah Engkau berikan padaku, Aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, Sesunguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”</p>
<p>(مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِناً بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِي فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ. رواه البخاري</p>
<p>“Barang siapa yang membacanya siang hari dengan hati yang mantap, lalu dia meninggal pada siang hari itu, maka dia termasuk ahli surga dan barang siapa yang membaca pada malam hari dengan hati yang mantap, lalu dia meninggal pada malam itu, maka dia termasuk ahli surga.”</p>
<p><strong>Ma’asyira al-muslimin rahimakumullah,</strong><br />
Diriwayatkan dari Ar-Rabi’ ibn Shubaih, bahwa ada empat orang laki-laki mendatangi Hasan al-Basri mengeluhkan empat hal yang berbeda-beda. Orang pertama mengeluhkan gersangnya tanah karena kemarau panjang. Orang kedua mengeluhkan kefakirannya. Orang ketiga mengeluhkan belum memiliki keturunan. Orang keempat mengeluhkan tentang keringnya tanah kebunnya karena tidak ada sumber air sehingga dia tidak bisa memanen hasilnya. Hasan al-Basri lalu menyuruh mereka semua untuk memperbanyak istigfar kepada Allah.<br />
Ar-Rabi’ kemudian bertanya: Wahai Al-Hasan, sekelompok orang datang kepadamu mengeluhkan hal yang berbeda-beda dan meminta solusi untuk permasalahnnya, lalu engkau memerintahkan mereka semua untuk beristigfar? Hasan al-Basri berkata: “Aku tidak mengatakan apapun bersumber dari diriku sendiri, aku hanya menyampaikan ibarat dari firman Allah yang menceritakan Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya. Allah Swt. Berfirman:</p>
<p style="text-align: center;">فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا</p>
<p>“Maka aku katakan kepada mereka: &#8216;Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.” (Q.S. Nuh [71]; 10)</p>
<p style="text-align: center;">يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا</p>
<p>“Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.” (Q.S. Nuh [71]; 11)</p>
<p style="text-align: center;">وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا</p>
<p>“Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan menjadikan untukmu kebun-kebun dan menjadikan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Q.S. Nuh [71]; 12)</p>
<p>Oleh karena itu semua -Ma’asyira al-muslimin rahimakumullah,- marilah kita memperbanyak bacaan istighfar sebagai wasilah memohon ampunan Allah Swt. dan mencari ridhaNya. Semoga Allah Swt. Memberikan kekuatan, rahmat dan taufikNya agar kita mampu mengoreksi kesalahan dalam diri kita, sehingga hati kita akan sadar dan senantiasa memperbanyak bacaan istighfar memohonan ampunan Allah Swt. agar mendapatkan ridha Allah dan Rasul-Nya kelak di hari kiamat. Amin amin amin ya Rabb al-‘Alamin.</p>
<p style="text-align: right;">أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ .اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ .بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِىْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِى وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Khutbah Kedua</strong></p>
<p style="text-align: center;">الخطبة الثانية</p>
<p style="text-align: right;">اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ اْلأَحَدِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْفَرْدُ الصَّمَدُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَفْضَلُ مَنْ وَحَّدَ، أَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنَ بِلَا عَدَدْ.<br />
أَمَّا بَعْدُ : أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا اللهَ فِي السِّرِّ وَالْعَلَنْ، وَاحْذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنْ، وَاعْلَمُوْا أَنَّكُمْ مَجْزِيُّوْنَ بِأَعْمَالِكُمْ، وَمُحَاسَبُوْنَ عَلَى أَقْوَالِكُمْ وَأَفْعَالِكُمْ، فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ [الزلزلة/7-8]<br />
هَذَا وَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ فِيْ مُحْكَمِ تَنْزِيْلِهِ، بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا [الأحزاب/56] أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى خَيْرِ خَلْقِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَارْضَ اَللَّهُمَّ عَنْ صَحَابَتِهِ الَّذِيْنَ عَمِلُوْا بِسُنَّتِهِ، وَاهْتَدَوْا بِهَدْيِهِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.<br />
أَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، أَللّٰهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَانْصُرْ جُيُوْشَ الْمُوَحِّدِيْنَ، وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَسَائِرَ أَنْوَاعِ الْبَلَاءِ وَالْفَحْشَاءَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ، رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.<br />
عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ، وَإِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبٰى، وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكَمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ، وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.</p>
<p>Oleh: KH. Abdul Qohir, Pengasuh PP. Syi’aruddin Maduran Lamongan</p>
<p><em>*) Khutbah tersebut hasil kerja sama Departemen Dakwah, Departemen IT dan LTN Kesan Pusat Langitan</em></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-rajab-bulan-istighfar/">Khutbah Jumat: Rajab Bulan Istighfar</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/khutbah-jumat-rajab-bulan-istighfar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Umat yang Agamis Berjiwa Ekologis</title>
		<link>https://langitan.net/umat-yang-agamis-berjiwa-ekologis/</link>
					<comments>https://langitan.net/umat-yang-agamis-berjiwa-ekologis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 17:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khutbah Jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[ekologi islam]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal logging]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah]]></category>
		<category><![CDATA[materi khutbah jum'at]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=223091</guid>

					<description><![CDATA[<p>اَلْحَمْدُ لِلّٰه، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ، أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ، وَقَالَ تَعَالَى [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/umat-yang-agamis-berjiwa-ekologis/">Umat yang Agamis Berjiwa Ekologis</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_223093" style="width: 2570px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-223093" class="wp-image-223093 size-full" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1782" srcset="https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-scaled.jpg 2560w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-300x209.jpg 300w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-1024x713.jpg 1024w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-768x534.jpg 768w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-1536x1069.jpg 1536w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-2048x1425.jpg 2048w, https://langitan.net/wp-content/uploads/2022/09/adli-wahid-3-QB-YKxTKY-unsplash-2-1-1080x752.jpg 1080w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><p id="caption-attachment-223093" class="wp-caption-text">(image source: unsplash)</p></div>
<p style="text-align: center;">اَلْحَمْدُ لِلّٰه، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ، أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ، وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا</p>
<p>Jamaah sholat jumat yang dirahmati Allah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dewasa ini manusia cenderung egois. Manusia sekarang lebih mengekspresikan rasa ketidakpedulian pada lingkungan. Mereka berlomba-lomba menguras isi bumi dan mengacuhkan ekosistem. Sikap apatis yang merajalela di hati, lantas dikendalikan nafsu duniawi untuk mendapat keuntungan lebih besar, kepuasan materialisme, menumpuk kekayaan demi memenuhi hasrat keinginan, memanjakan perut dengan makanan-makanan mahal, menyimpan makanan dengan begitu banyak, membeli pakaian dan barang-barang mewah yang melimpah, mengoleksi kendaraan mewah di rumah yang justru tidak begitu diperlukan, membeli banyak rumah, villa, apartemen yang megah untuk sekedar singgah saja, bukan ditempati. Ketidakpuasan mengantarkan mereka pada gerbang kerakusan, sedang kepuasan tidak akan ada habisnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ilegal logging, pembuangan limbah sembarangan, pembuangan sampah sembarangan, dan banyak lagi kegiatan manusia yang secara tidak sadar telah mendatangkan malapetaka pada makhluk hidup umumnya dan ekosistem khususnya. Mencemari aliran sungai dengan limbah beracun yang lantas berimbas pada keberlangsungan kehidupan hewan disana. Asap pabrik yang mengkontaminasi udara segar diluar sana mengakibatkan kotornya paru-paru dan membahayakan kesehatan. Ilegal logging yang berdampak pada ketidakseimbangan alam, menimbulkan banjir, tanah longsor, dan tidak stabilnya iklim sebab terganggunya lapisan ozon. Apalagi sampai merambah pada tipisnya atmosfer bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka dibutakan kerakusan, memandang dunia hanya untuk memuaskan dan menumpuk kekayaan. Berkehidupan semena-mena tanpa mempertimbangkan agama yang telah melarang penggunaan kekayaan alam secara berlebih. Agama yang notabene sebagai pengayom dan pembimbing hidup teratur di dunia jauh jauh hari telah mengharamkan tindakan berlebihan. Dalam surat Al arof Allah SWT berfirman:</p>
<p style="text-align: center;">وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang artinya<em>: &#8220;Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.&#8221;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Islam sebagai agama rahmatan Lil alamin jelas-jelas mengharamkan tindakan apatis terhadap alam. Eksploitasi besar-besaran yang terjadi tanpa mempertimbangkan timbal balik yang didapat. Lantas  mengacuhkan perintah agama yang secara sadar sama dengan menentang Allah SWT sebagai Tuhan Semesta alam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Manusia lupa akan kehendak Tuhannya yang akan dengan mudah terwujud melalui &#8216;kun&#8217;Nya. Lupa akan kekuasaan yang dimiliki TuhanNya. Bahkan lupa terhadap anugerah yang diberikan oleh Allah SWT sebagai TuhanNya. Sungguh bentuk penentangan yang terang-terangan dilakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ma&#8217;asyiral muslimin…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai umat Islam, kita diajari untuk berperilaku terpuji terhadap apapun, bahkan tumbuhan. Sekalipun Allah SWT menumbuhkan tanaman untuk manusia, menghidupkan hewanpun untuk manusia. Semua disediakan untuk manusia. Tetapi semuanya adalah anugerah yang harus kita syukuri adanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Allah SWT sudah menjanjikan untuk melipatgandakan rezeki pada hambanya yang mau bersyukur. Bukan malah kufur, mengkufuri nikmat sama  dengan menyia-nyiakan perhatian sang Pemberi. Apakah itu etika yang patut dilakukan seorang umat beragama?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jamaah, tidak ada kepuasan dalam kerakusan sama sekali. Bila kita mengingat qorun yang kekayaannya melimpah ruah sampai masyhur dan dikenal banyak orangpun masih memiliki rasa kurang dalam hatinya. Pada dasarnya manusia juga tidak diciptakan untuk mengejar kepuasan duniawi. Tetapi mereka diberi tujuan utama yang lebih besar dari segalanya, yaitu kebahagiaan hakiki yang hanya bisa dicapai dengan ridho Allah SWT semata. Jangan sampai kita terlena dengan gemerlap dunia yang menjadi halangan terbesar kita selama hidup didunia dengan tujuan akhirat. Kita hanya akan mondar-mandir tanpa tujuan pasti bila hanya melayani dunia. Karena seseorang pasti akan ditemukan dengan semua yang dia cari. Apa yang dituju akan digapai. Barang siapa yang hijrah dan mengharap ridho Allah dan RasulNya maka dia akan mendapatkannya. Namun siapapun yang menjadikan selain kedua itu sebagai tujuan hidup maka ia akan mendapatkannya pula setimpal dengan usaha yang diberikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Marilah kita sadari pentingnya menyukuri anugerah tuhan melalui tindakan bijak dalam berekologis. Menyelamatkan dunia dengan niatan menunaikan perintahNya. Secara tidak langsung, hal ini sama saja dengan melindungi populasi dan peradaban di dunia ini. Di kemudian masa orang-orang sama hidup tentram tanpa mengkhawatirkan risiko tindakan dari orang sebelum mereka. Sebagaimana kita sadari pentingnya berekologis dalam bentuk agama demi keberlangsungan generasi selanjutnya.</p>
<p style="text-align: center;">بسم الله الرحمن الرحيم</p>
<p style="text-align: center;">وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْد</p>
<p style="text-align: center;">بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ، وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَنْبِيَآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.</p>
<p style="text-align: center;"> اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ ودَمِّرْ أَعْدَآئَنَا وَأَعْدَآءَ الدِّيْنِ وأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتْنَةِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنا إِنْدُوْنِيْسِيَا خَآصَّةً وَعَنْ سَائِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اللهم أرنا الحق حقاً وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلاً وارزقنا اجتنابه. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.</p>
<p style="text-align: center;">عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَآءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكم، وَلَذِكرُ اللهِ أَكْبَرُ</p>
<p style="text-align: center;">
<p>The post <a href="https://langitan.net/umat-yang-agamis-berjiwa-ekologis/">Umat yang Agamis Berjiwa Ekologis</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/umat-yang-agamis-berjiwa-ekologis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khutbah Jum&#8217;at: Tahun Baru Islam</title>
		<link>https://langitan.net/khutbah-jumat-tahun-baru-islam/</link>
					<comments>https://langitan.net/khutbah-jumat-tahun-baru-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2017 01:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khutbah Jum'at]]></category>
		<category><![CDATA['asyuro]]></category>
		<category><![CDATA[hijrahnya nabi]]></category>
		<category><![CDATA[khotib]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah jumat]]></category>
		<category><![CDATA[materi khutbah jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[muharram]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru Islam]]></category>
		<category><![CDATA[tasu'a]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=6239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَ أَفْضَلَ الشُّهُوْرِ بِشَهْرِ الْمُحَرَّمِ، وَالَّذِيْ ابْتَدَأَ الْمُحَرَّمَ مِنْ أَوَّلِ اْلأَعْوَامِ، أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْكِرَامِ صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ عَلَى مَمَرِّ الدُّهُوْرِ وَالشُّهُوْرِ وَاْلأَيَّامِ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-tahun-baru-islam/">Khutbah Jum&#8217;at: Tahun Baru Islam</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-6240 aligncenter" src="https://langitan.net/wp-content/uploads/2017/09/21686143_1575719762489456_8006127483078096860_n-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;">Khutbah Pertama</p>
<p style="text-align: right;">اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَ أَفْضَلَ الشُّهُوْرِ بِشَهْرِ الْمُحَرَّمِ، وَالَّذِيْ ابْتَدَأَ الْمُحَرَّمَ مِنْ أَوَّلِ اْلأَعْوَامِ، أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْكِرَامِ صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ عَلَى مَمَرِّ الدُّهُوْرِ وَالشُّهُوْرِ وَاْلأَيَّامِ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوْا اللَّهَ وَافْعَلُوْا الْخَيْرَاتِ وَاجْتَنِبُوا السَّيِّئَاتِ. اِتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَاتَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ فَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَأُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُوا وَقُتِلُوا لَأكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ ثَوَابًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ</p>
<p><strong>Hadirin Rahimakumullah</strong></p>
<p>Atas berkat limpahan rahmat dan karunia Allah Swt pada hari ini kita telah memasuki tahun baru hijiriyah satu Muharram 1439 H. dalam bulan Muharram terdapat hari-hari yang mulia yaitu hari Tasu’a dan ‘Asyuro’, di mana kedua hari itu banyak mengandung arti dan faedah bahkan mengandung banyak sejarah. Manakala matahari pada tanggal satu Muharram telah menampakkan diri di ufuk belahan timur, berarti bertambahlah hitungan usia kita satu tahun. Bertambahnya hitungan umur berarti bertambahnya kesempatan bagi kita untuk lebih lama merasakah udara kehidupan, yang berarti pula bertambahnya kenikmatan Allah yang tercurahkan kepada kita.</p>
<p>Untuk itulah, dalam kesempatan yang mulia ini, di hari dan bulan yang juga mulia ini, mari bersama-sama untuk lebih meningkatkan takwa kepada Allah Swt dengan jalan melaksanakan semua perintahNya serta meninggalkan larangan-laranganNya. Dan itulah makna takwa yang sebenarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah</strong></p>
<p>Ada tiga hal yang penting kita renungkan di awal bulan Muharram atau tahun baru Hijriyah ini:</p>
<ol>
<li><strong>Bersyukur atas nikmat Allah.</strong></li>
</ol>
<p>Umur adalah nikmat yang diberikan Allah kepada kita, dan jarang kita syukuri. Sampai saat ini, kita masih diberi kesempatan (umur) oleh Allah untuk bertaubat, memperbaiki kesalahan yang kita berbuat dan menambah atau meningkatkan amal salih sebagai bekal menghadap Allah. Firman Allah Swt:</p>
<p style="text-align: right;">وَقِيلَ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا مَاذَا أَنْزَلَ رَبُّكُمْ قَالُوا خَيْرًا لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَلَدَارُ الْآَخِرَةِ خَيْرٌ وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ</p>
<p><em>“Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.” </em>(QS. An-Nahl: 30)</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="2">
<li><strong>Muhasabah (introspeksi diri)</strong></li>
</ol>
<p>Sebuah kepastian bahwa waktu yang telah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi, sementara disadari atau tidak kematian akan datang sewaktu-waktu dan yang bermanfaat saat itu hanyalah amal salih. Pergantian tahun bukan sekedar pergantian kalender di rumah kita, namun merupakan peringatan bagi kita akan apa yang sudah kita lakukan pada tahun yang telah berlalu dan apa yang akan kita perbuat di hari esok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="3">
<li><strong>Mengenang Hijrah Rasulullah Saw</strong></li>
</ol>
<p>Peristiwa hijrahnya Rasulullah Saw seyogyanya kita ambil sebagai pelajaran berharga dalam kehidupan sehari-hari. Peristiwa hijrah yang sudah 1439 tahun yang lalu ini banyak menyimpan makna dan nilai-nilai. Di antaranya adalah ketahanan beriman dan semangat menyebarkan <em>Ruh al-Islam</em> ke dalam berbagai aspek kehidupan, sebagaimana yang tergambar dalam perjuangan Rasulullah Saw dan para pengikut setianya. Setelah 13 tahun di Makkah mereka berjuang dengan mencurahkan tenaga, pikiran, harta benda dan bahkan nyawanya demi mejalankan misinya ليخرج من الظلمات الى النور untuk mengeluarkan mereka dari peradaban jahiliyyah menuju cahaya peradaban Islam yang meliputi beberapa aspek ketuhanan, moral, hukum dll. Maka dengan upaya kerasnya kafir Quraisy menyakiti dan menyiksa para sahabat bahkan mengancam untuk membunuh Nabi Saw. Dengan bekal iman yang kuat para sahabat Muhajirin berhasil melewati masa-masa sulit yang selalu mengancam jiwanya. Selanjutnya mereka di Madinah memulai babak kehidupan baru beserta Nabi saw. Nah, di sini beliau terus menyebarkan <em>Ruh al-Islam</em> ke dalam setiap individu masyarakat Madinah sampai kemudian mereka memiliki kepribadian muslim bahkan mereka adalah <em>khaira ummah</em>. Sebagaimana yang difirmankan Allah:</p>
<p style="text-align: right;">كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ</p>
<p><em>“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar.” </em>(QS. Ali Imran)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah</strong></p>
<p>Demikian yang menjadi renungan kita di tahun baru hijriyah ini, dan masih ada anjuran-anjuran yang harus kita lakukan di awal bulan Muharram ini, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Puasa pada hari-harinya bulan Muharram, lebih-lebih di awal bulan, karena amal kebajikan yang dilakukan dalam bulan tersebut nilai pahalanya berlipat ganda. Dalam kita Jami’ ash-Shaghir diriwayatkan sebuah hadis:</li>
</ul>
<p style="text-align: right;">مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُوْنَ حَسَنَةً</p>
<p><em>“Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Muharram, maka setiap harinya dia memperolah tiga puluh kebaikan.”</em></p>
<p>Nabi Saw bersabda: “Puasa sehari dalam bulan yang muliakan itu lebih utama dari puasa tiga puluh hari selain bulan yang dimuliakan. Dan puasa sehari di bulan Ramadhan itu lebih utama dari tiga puluh hari dalam bulan yang dimuliakan”. Demikian sebagaimana yang disampaikan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’nya.</p>
<ul>
<li>Puasa Tasu’a</li>
</ul>
<p>Pada tanggal 9 Muharram disunnahkan untuk menjalankan ibadah puasa, dalam riwayat Imam Muslim disebutkan:</p>
<p style="text-align: right;">قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَئِنْ بَقَيْتُ اِلَى قَابِلٍ لَأَصُوْمَنَّ التَّاسِعَ</p>
<p><em>“Telah bersabda Rasulullah Saw: “Sesungguhnya apabila aku masih ada sampai tahun depan, maka aku akan menjalankan puasa pada hari ke Sembilan (Muharram).”</em></p>
<ul>
<li>Puasa ‘Asyura’</li>
</ul>
<p style="text-align: right;">سُئِلَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ</p>
<p><em>“Rasulullah Saw ditanya tentang fadlilahnya puasa hari ‘Asyura’ kemudian beliau bersabda: “Yaitu menghapus dosa satu tahun yang telah lewat.”</em></p>
<p>Dan masih banyak fadlilah dan amalan yang dilakukan di awal bulan Muharram ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian khutbah yang bisa kami sampaikan semoga ada manfaatnya dan mudah-mudahan di tahun ini kita bisa meningkatkan ibadah dan amal yang salih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: right;">جَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْفَائِزِيْنَ اْلآمِنِيْنَ وَاَدْخَلَنَا وَاِيَّاكُمْ فِيْ زُمْرَةِ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ . بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : قَدَ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْاَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرَّحِمِيْنَ.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">خُطْبَةُ الثَّانِيَّةُ</p>
<p style="text-align: right;">اَلْحَمْدُ لِلَّهِ مُؤَيِّدَ الصَّابِرِيْنَ بِعَزِيْزِ نَصْرِهِ وَمُيَسِّرِ الشَّاكِرِيْنَ لِحَمِيْدِ شُكْرِهِ وَمُوَفِّقِ الْمُخْتَارِيْنَ لِلْقِيَامِ بِاَمْرِهِ اَحْمَدُهُ عَلَى مَا اَنْعَمَ وَاَسْلَمَ لِاَمْرِهِ فِيْمَا حَكَمَ وَاَبْرَمَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ مُنْتَهَى الدُّهُوْرِ صَلاَةً دَائِمَةً بِلاَ فَنَاءٍ وَلاَ فُتُوْرٍ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا اَمَّا بَعْدُ: قَالَ تَعَالَى: يَااَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلمُوْنَ</p>
<p style="text-align: right;">وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَاتَّبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُوْهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ</p>
<p style="text-align: right;">اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَاَنْبِيَائِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلاَئِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ وَاَهْلَ طَاعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ وَارْضَ مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكِ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَقَاضِيُ الْحَاجَاتِ وَغَافِرُ الذُّنُوْبِ وَالْخَطِيْئَاتِ. اَللَّهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَعَافِنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَاعْفُ عَنَّا وَعَنِ الْمُسْلِمِيْنَ وَقِنَا وَاِيَّاهُمْ شَرَّ مَصَائِبِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ اَللَّهُمَّ ارْزُقْنَا فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ وَاِلْهَامَ الْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن. اَللَّهُمَّ انْصُرْ مَنِ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ وَاعْلِ كَلِمَتَكَ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِاَبَائِـنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَلِاَوْلاَدِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهَ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.</p>
<p style="text-align: right;">عِبَادَ اللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ يِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْسَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا اللهَ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْا مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ.</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-tahun-baru-islam/">Khutbah Jum&#8217;at: Tahun Baru Islam</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/khutbah-jumat-tahun-baru-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khutbah Jum&#8217;at (Jawa); Iling Pati</title>
		<link>https://langitan.net/khutbah-jumat-jawa-iling-pati/</link>
					<comments>https://langitan.net/khutbah-jumat-jawa-iling-pati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2017 14:09:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khutbah Jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[Layar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langitan.net/?p=6160</guid>

					<description><![CDATA[<p>الخطبة الاولى الْحَمْدُ لِلهِ الْمَلِكِ الْعَلَّامِ وَاَعْطَانَا مَاعِنْدَهُ مِنَ الْفَضْلِ وَالْإِنْعَامِ أَحْمَدُهُ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعْمَةِ الْجِسْمِ وِالْمُجَسَّمِ وَهِيَ الصِّحَةُ وَالْإِيْمَانُ وَالْإِسْلاَمُأَشْهَدُاَنْ لاَإِلَهَاِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْمُتَّصِفُ بِالْبَقَاءِ وَالْقِدَمِ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اِلَى جَمِيْعِ الْعَالَمِاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ مُحَمّدٍ صَاحِبِ الظِّلِّ فِى الْغَمَامِ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ الْبَرَرَۃِ الْكِرَامِ اَمَّا بَعْدُفَياَ اَيُّهاَ الْحَاضِرُوْنَ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-jawa-iling-pati/">Khutbah Jum&#8217;at (Jawa); Iling Pati</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><strong>الخطبة الاولى</strong></p>
<p style="text-align: right;">الْحَمْدُ لِلهِ الْمَلِكِ الْعَلَّامِ وَاَعْطَانَا مَاعِنْدَهُ مِنَ الْفَضْلِ وَالْإِنْعَامِ أَحْمَدُهُ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعْمَةِ الْجِسْمِ وِالْمُجَسَّمِ وَهِيَ الصِّحَةُ وَالْإِيْمَانُ وَالْإِسْلاَمُأَشْهَدُاَنْ لاَإِلَهَاِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْمُتَّصِفُ بِالْبَقَاءِ وَالْقِدَمِ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اِلَى جَمِيْعِ الْعَالَمِاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ مُحَمّدٍ صَاحِبِ الظِّلِّ فِى الْغَمَامِ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ الْبَرَرَۃِ الْكِرَامِ</p>
<p style="text-align: right;">اَمَّا بَعْدُفَياَ اَيُّهاَ الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ فَقَالَ تَعاَلىَ فِى الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا</p>
<p>Jamaah sidang Jum’at <em>rohimakumullah</em></p>
<p>Monggo sami berusaha ningkataken taqwa dumateng Allah Swt. kanthi tansah nindaaken sedoyo perintahipun soho ngedohi sedoyo awisanipun. Wonten Jum’at meniko, khotib bade ngajak dumateng hadirin sekalian ningkataken taqwa kanthi senantiasa emut marang pati. Anggene kito eleng marang pati dados usaha ingkang sampun mujarrabutowo manjur. Eleng pati dados kunci poro ulama’ lan wali sehinggo saget munggah wonten drajat ingkang minulyo, wonten ngersanipum Allah Swt. Poro ulama’ lan wali sami ngeroso dene waktu sakmeniko dados waktu terakhir ambekan wonten alam dunyo, sehinggo mereka boten sami nunda amal kesaenan ingkang badhe dipun lampahi.</p>
<p style="text-align: right;">اعْمَلْ لِدُنْياَكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَداً وَاعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوْتُ غَداً</p>
<p>Artosipun : Amalo keronodunyo koyo dene sira urip selawase, lan amalo kerono akhirat koyo dene bakal mati ingdalem sesok.</p>
<p>Jamaah sidang Jum’at <em>rohimakumullah</em></p>
<p>Tiap dinten umur kito soyo sudoh lan soyo parek kalian ingkang namine ajal. Ananging opotoh amal ibadah kito soyo mundak, lan opotoh taqwa lan taat kito soyo tambah. Utawin suwangsule, kito malah semakin tebeh kalian Allah Swt. lan tambah semangat anggene ngelakoni maksiat, kabujuk kalian hawa nafsu lan dunyo.</p>
<p>Gusti Kanjeng Nabi sampun paring piwulang dateng kito supados saget terus njagi taqwa dumateng Allah Swt. kanthi ngakehaken ngelengi pati. Gusti Kanjeng Nabi ngendikaaken :</p>
<p style="text-align: right;">أَكْثِرُوا مِنْ ذِكْرِ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فَإِنَّهُ مَا ذَكَرَهُ أَحَدٌ فِي ضِيْقٍ إِلَّا وَسِعَهُ وَلَا ذَكَرَهُ فِي سَعَةٍ إلَّا ضَيَّقَهَا</p>
<p>Artosipun : Akeh-akehno siroh kabeh ileng perkoro kang ngerusak kenikmatan(mati)! Saktemene ora ono salah sijine wong kang eleng mati lan dewek&#8217;e ono kajembaran, kejobo iso ngerupekaken dewek&#8217;e, lan menawi dewek&#8217;e ono kerupekan mongko bakal njembaraken dewek&#8217;e.<strong>(HR.Ibnu Hibban)</strong></p>
<p>Tiang ingkang wonten kejemberan kelawan diparingi rizki lan kebungahan sami arep-arep terus urip kepenak, ananging amergi eleng mati, akhire dewek’e boten terlena kalian  rizkine. Kematian meniko saget dados pengontrol kito anggene nasharufaken bondo, ateges kito sami ngati-ngati lan usaha nginfaqaken bondo marang kesaenan, inggeh meniko kanthi ikhlas medalaken zakat, bunga peweh shodaqoh, sregep anggene waqof lan sakpiturute.</p>
<p>Suwangsule, tiang-tiang ingkang wonten rupek podo sami ngeroso nelongso, ananging mergo eleng mati dewek&#8217;e sami ayem. Kawontenan pati langkung dipun wedeni. Deweke bakal bunga sebab eleng bondo meniko namung dados perkawis ingkang ngabot-ngaboti hisab wonten alam akhirat. Dewek&#8217;e sami ngerti badhe angsal ganjaran sebab anggene sabar ngadepi kerupekan wonten dunyo.</p>
<p>Jamaah sidang Jum’at <em>rohimakumullah</em></p>
<p>Ajal boten badhe nekani tiang ingkang sepuh kemawon. Sehinggo ingkang sregep ibadah namun tiang-tiang sepuh ingkang sampun ngeroso badhe sedo. Kito tingali wonten sekitar kito, wonten mesjid-mesjid, mushola-mushola, lan majelis-majelis kesaenan, ingkang hadir namung tiang-tiang sepuh mawon. Wonten pundi tiang ingkang langkung enem?Nopotoh ingkang saget emut mati namung ingkang sepuh, lan nopotoh ingkang ditekani kematian namung ingkang sepuh. Monggo sami ningkataken taqwa kanthi eleng-eleng deneng kematian badhe nekani sinten mawon, baik ingkang enem utawi ingkang sepuh.</p>
<p>Ajal boten badhe nekani tiang-tiang ingkang sakit kemawon. Sehinggo ingkang katah anggene dzikir namung tiang-tiang sakit. Menawi wonten keadaan sakit, kito sami ngatah-ngatahaken dzikir amergi kepengen pejah kanthi <em>husnul khatimah</em>. Ananging sakbadane diparingi sehat, kito sami lali. Kito kesupen deneng kematian boten namung nekani tiang-tiang ingkang sakit. Kito sami kesupen, katah tonggo kito ingkang pejah wonten keadaan saras lan roso.</p>
<p style="text-align: right;">وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلا يَسْتَقْدِمُونَ</p>
<p>Artosipun : <em>Lan lamuno Allah ngukum menungso sebab kelakuan dzolim, mongko Allah boten badhe ninggal setunggalipun hewan. Ananging Allah nangguhaken marang titi mongso yang dipesti. Nalikane teko titi mongsone menungso, mongko dewek&#8217;e ora iso ngundur lan ora iso disikno.</em><strong>(QS. an-Nahl:61)</strong></p>
<p>Jamaah sidang Jumat <em>rohimakumullah</em></p>
<p>Rasulullah Saw. ngendikaaken :</p>
<p style="text-align: right;">يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ فَيَرْجِعُ اِثْناَنِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ: يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ ‏</p>
<p>Artosipun : Ono telu perkoro sing bakal anut marang mayit : sing loro bakal bali, lan sing siji bakal tetep ngancani,yoiku keluargane, bondone, lan amale. Keluarga lan bondo bakal bali, lan amal bakal tetep ngancani. <strong>(HR. Bukhori-Muslim)</strong></p>
<p>Saking hadits meniko, saget dipun mangertosi bilih bondo meniko boten badhe kito beto hinggo alam kubur. Bondo ingkang sampun kito kempalake kanthi susah payah niku namung badhe dimiliki ahli waris kito. Bahkan, saget dados fitnah kagem mereka kelawan didamel rebutan. Rebutan kanti tumindak dzolim lan sami boten podo kepengen kalah.</p>
<p>Kito ngertos bondo boten badhe kito beto mati, Ananging kito takseh semangat anggene ngumpulaken bondo. Semakin angel bondo digoleki, semakin semangat anggene kito merdamel. Padahal sampun dipun mangertosi dene dunyo niku ibarat ayang-ayang.</p>
<p style="text-align: right;">الدُّنيْاَ كَالظِّلِّ لَوْلاَحَقْتَهَا تَهْرِبُ مِنْكَ وَلَوْ أَعْطَيْتَهَا ظَهْرَكَ تُلاَحِقُكَ</p>
<p>Artosipun : Dunyo iku ibarat ayang-ayang. Lamuno Siro ngejar mongko dunyo bakal melayu, lan lamuno siro malingno awak mongko dunyo bakal marek mareng Siro.</p>
<p>Monggo kito sami cerdas. Cerdas wonten akal lan cerdas wonten amal. Ateges kito sami ngertos bilih ingkang ngancani kito namung amal, mongko kitosami ngusahaaken ngatah-ngatahaken amal kesaenan wonten alam dunyo. Amal meniko badhe ngancani kito, tumut melbu wonten kuburan kito. Amal meniko ngembo-ngembo dados tiang ingkang ganteng kang bagus pakaian lan wangi ambune. Tiang meniko badhe ngarem-ngarem marang kito,&#8221;Ngucapo opo sing iso dadekno siro bunga?&#8221;. Kito sami tanglet,&#8221;Sopo Awakmu?&#8221;, Mongko tiang meniko jawab,&#8221; Aku amal sholihmu waktu wonten alam dunyo.” Suwangsule, amal olo badhe ngembo-ngembo dados tiang ingkang olo rupane, ingkang namung nambah nelongso kito wonten sepine alam kubur.</p>
<p>Jamaah sidang Jum’at <em>rohimakumullah</em></p>
<p style="text-align: right;">عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَاشِرُ عَشْرَةٍ ، فَجَاءَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ ، فَقَالَ : يَا نَبِيَّ اللَّهِ ، مَنْ أَكْيَسُ النَّاسِ وَأَحْزَمُ النَّاسِ ؟ قَالَ : أَكْثَرَهُمْ ذِكْرًا لِلْمَوْتِ ، وَأَشَدُّهُمُ اسْتِعْدَادًا لِلْمَوْتِ قَبْلَ نُزُولِ الْمَوْتِ ، أُولَئِكَ هُمُ الأَكْيَاسُ ، ذَهَبُوا بِشَرَفِ الدُّنْيَا وَكَرَامَةِ الآخِرَةِ</p>
<p>Artosipun : Kito sami teko marang Kanjeng Nabi Saw. beserta rombongan sepuluh sahabat. Saklajenge sahabat ansor tanglet,&#8221;Wahai <em>Nabiyallah</em>, Sinten tiang ingkang paling cerdas lan kuat? Kanjeng Nabi ngendikaaken : Yaiku wong sing paling akeh ileng marang pati, lan paling akeh persiapane ngadepi pati. Merekalah orang-orang yang cerdas. Lungo ninggal dunyo kanthi gowo kemulyaan dunyo lan akhirat. <strong>(HR. at-Thabrani)</strong></p>
<p>Disebutaken wonten kitab Tadzkirah, “Sopo wonge sing akeh ileng mati bakal mulyo kelawan telu perkoro, yoiku cepet-cepet ngelakoni taubat, atine teriman, lan semangat anggene ibadah. Suwangsule, sopo wonge sing lali pati bakal dicubo telu perkoro, yoiku ngende-ngende taubat, gak gampang nerimo, lan aras-arasen ibadah.”</p>
<p style="text-align: right;">اللَّهُمَّ أَحْيِنِيْ إِنْ كَانَتِ الْحَيَاةُ خَيْراً لِيْ، وَأَمِتْنِيْ إِنْ كَانَ الْمَمَاتُ خَيْراً لِيْ</p>
<p>Artinya : Duh Gusti Pengeran kulo, mugi paring gesang panjenengan ing kulo menawi gesang meniko langkung sae kagem kulo, lan mugi mejahaken penjenengan menawi pejah langkung sae kagem kulo.</p>
<p>Mekaten khutbah ingkang saget Kawulo aturaken, mugi-mugio paring manfaat dumateng kulo panjenengan sedoyo. Manfaat wonten dunyo lan manfaat benjang wonten akhirat. Amin &#8230;</p>
<p style="text-align: right;">اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ( ) الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ</p>
<p style="text-align: right;">بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى الْقُرْاَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاَياَتِ وَ الذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. اَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong>الخطبة الثانية</strong></p>
<p style="text-align: right;">الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ . أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُه ورَسُولُه .يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ . يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.اللَّهُمَّ صَلِّ وسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ وسَلّمْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ خُلَفَائِهِ الرَّاشِدِيْنَ، وَعَنْ أَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْنَ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ . اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدِ اللَّهُمَّ صُفُوْفَهُمْ، وَأَجْمِعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الحَقِّ، وَاكْسِرْ شَوْكَةَ الظَّالِمِينَ، وَاكْتُبِ السَّلاَمَ وَالأَمْنَ لِعِبادِكَ أَجْمَعِينَ .رَبَّنَا احْفَظْ أَوْطَانَنَا وَأَعِزَّ سُلْطَانَنَا وَأَيِّدْهُ بِالْحَقِّ وَأَيِّدْ بِهِ الْحَقَّ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ . رَبَّنَا اسْقِنَا مِنْ فَيْضِكَ الْمِدْرَارِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ لَكَ في اللَيْلِ وَالنَّهَارِ، الْمُسْتَغْفِرِيْنَ لَكَ بِالْعَشِيِّ وَالأَسْحَارِ . اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاء وَأَخْرِجْ لَنَا مِنْ خَيْرَاتِ الأَرْضِ، وَبَارِكْ لَنَا في ثِمَارِنَا وَزُرُوْعِنَا وكُلِّ أَرزَاقِنَا يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ .رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ .رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الخَاسِرِيْنَ . رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار .</p>
<p style="text-align: right;">عِبَادَ اللهِ :إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَفَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا اللهَ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْا مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: <a href="http://menaralangitan.com">Majalah Langitan</a></p>
<p>The post <a href="https://langitan.net/khutbah-jumat-jawa-iling-pati/">Khutbah Jum&#8217;at (Jawa); Iling Pati</a> appeared first on <a href="https://langitan.net">Pondok Pesantren Langitan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://langitan.net/khutbah-jumat-jawa-iling-pati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
