Kholifah Umar Dan Gadis Yang Jujur
Khalifah Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu memiliki kegemaran melakukan ronda malam sendirian untuk melihat langsung kondisi rakyatnya. Sepanjang malam ia memeriksa keadaan rakyatnya secara langsung dari dekat.
Ketika melewati sebuah gubuk, khalifah merasa curiga melihat lampu yang masih menyala. Di dalamnya terdengar suara orang berbisik-bisik. Lanjut
Nabi Yusuf as Sang Pemimpin
Saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai masalah, terutama masalah energi. Dan tentunya disamping peran masyarakat hal itu semua menjadi tugas utama pemerintah karena pemerintahlah yang mempunyai berbagai kekuasaan untuk mengambil kebijakan dala mengubah kondisi suatu Negara. Lanjut
Matinya Mata Hati
Pemayahan diri dalam mengupayakan perkara yang telah mendapatkan jaminan dari Allah Swt dan penyia-nyiaan perkara yang diperintahkan oleh-Nya adalah merupakan indikasi kebutaan mata hati seorang manusia.
Sisi kehidupan manusia di alam dunia yang mendapat jaminan dari Allah Swt adalah urusan rizqi sebagai media penjaga keberlangsungan hidup. Lanjut
Hukuman Mati Bagi Penyihir
Disyare’atkannya hukum qishosh dan diyat dalam undang-undang Islam tiada lain untuk melindungi jiwa manusia dari kelaliman sesamanya. Agar seseorang tidak mudah menyakiti dan menghilangkan nyawa orang lain. Pendeknya pukul dibalas pukul, pedang dibalas pedang, tangan dibalas tangan, dan nyawa dibayar dengan nyawa. Lanjut
Enam orang yang menjadi ahli neraka
Hasud adalah salah satu penyakit hati yang bisa merusak amal ibadah, dan sanggup mendorong timbulnya perkara yang jelek. Yakni ketika seseorang berharap hilangnya nikmat yang telah dianugerahkan pada orang lain. Penyakit ini termasuk yang paling sulit disembuhkan dan bisa menyerang siapa saja. Tak peduli dia ulama atau umara. Bahkan, penyakit ini juga sering kali menjangkit pada Hafidz (orang yang hapal alqur’an). Lanjut
Remaja, matahari di titik kulminasi
Jumlah remaja Indonesia dengan usia antara 15-24 tahun mencapai kisaran angka 38-an juta. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20 juta berada pada usia aktif secara ekonomi, dengan perincian sekitar 15-an juta bekerja, sedangkan lebih dari 5 juta remaja menganggur. Ke-18 juta remaja yang dianggap tidak aktif secara ekonomi umumnya masih bersekolah (11 juta), bekerja di rumah (5 juta) dan lainnya (2 juta). (Sumber: data.unaids.org) Lanjut
- Halaman 6 dari 32
- Sebelumnya
- 1
- ...
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- ...
- 32
- Selanjutnya
