Jl. Raya widang Tuban PO BOX 02 Babat 62271 Telp/Fax.0322-451156 SMS center : 085235688999. langitan [at]langitan[ dot] net

Ngaji ihya : Tercelanya Senang Pangkat

Di zaman sekarang banyak seseorang yang memburu pangkat serta kedudukan. Bahkan pangkat dan kedudukan itu diperolehnya dengan cara dzolim, mengorbankan masyarakat umum demi kepentingan sepihak dan pribadi, mengkait keuntungan dari keringat orang lain tanpa ada imbalan yang setimpal. Semoga kita dijauhkan dari sifat tercela tersebut. Allah ta’ala berfirman : Artinya : negeri akhirat ( kenikmatan di akhirat ) itu, kami jadikan untuk orang orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Allah SWT ta’ala telah mengumpulkan antara kehendak kerusakan dan kesombongan. Dan Allah menjelaskan bahwa kampong akhirat (kenikmatan akhirat) itu bagi yang terlepas (sepi) dari dua kehendak tersebut. Allah ta’ala berfirman Artinya : Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasanya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia – sialah apa yang telah mereka kerjakan ( Hud : 15-16) Di dalam firman itu juga mencakup dengan umumnya orang yang senang pangkat. Karena senang pangkat adalah suatu kesenangan yang paling besar dari kesenangan kesenangan hidup duniawi. Dan adalah suatu hiasan yang terbanyak dari perhiasan perhiasan duniawi. Rosulullah SAW bersabda. Artinya : cinta kepada harta dan pangkat menumbuhkan kemunafikan di dalam hati, sebagaimana air yang bisa¬†menumbuhkan sayur sayuran. Artinya : tidak ada dua serigala yang buas yang dilepaskanya di kandang kambing, itu lebih cepat kerusakanya dari pada cinta kemuliaan dan harta (merusakkan ) agama seorang muslim Nabi SAW bersabda kepada Ali RA.Artinya : Kebinasaan manusia itu, hanyalah disebabkan mangikuti hawa nafsu...

Pin It on Pinterest