Para wisudawan saat foto bersama

Para wisudawan saat foto bersama

Acara wisuda purna Aliyah dan pentas kreasi santri kembali digelar oleh Madrasah Al Falahiyah Langitan menjelang liburan nishfu sya’ban di halaman madrasah Al Falahiyah, Sabtu (7/6/2014). Kedua acara yang digelar oleh dua organisasi siswa Al Falahiyah (OSIS dan ISMA) itu dilaksanakan berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan dalam dua malam, yakni malam Minggu yang diisi dengan wisuda, dan malam selanjutnya diisi dengan pentas kreasi santri. Hal ini secara otomatis menambah durasi waktu kedua acara tersebut sehingga tidak mengurangi animo para santri yang ingin lebih banyak menyaksikan acara pentas kreasi santri.

Tampak dengan hidmat para santri mengikuti acara pada malam pertama yang dihadiri oleh beberapa jajaran Masyayikh, Asatidz dan tamu undangan yaitu KH. Ali Marzuki dari Maduran, Lamongan Acara tersebut di buka dengan pembacaan Nadlam Alfiyah oleh para siswa kelas 3 Tsanawiyah seusai jama’ah Isyak. Setelah beberjalan beberapa prosesi acara, selanjutnya giliran para siswa kelas 3 Aliyah mulai beranjak satu persatu naik ke panggung untuk mengikuti prosesi wisuda yang disimbolkan dengan pengkalungan surban pada masing-masing wisudawan oleh Majelis Masyayikh. Para wisudawan yang menamai angkatan mereka dengan sebutan FAZA pada malam itu juga meluncurkan sembilan karya ilmiyah yang telah rampung dikerjakan. Peluncuran karya ilmiyah yang menjadi agenda tiap tahun kelas 3 aliyah ini merupakan launcing karya tulis berupa buku dan karya terjemah yang selanjutnya akan dicetak dan disebar luaskan. Tampak KH Abdurrahman Faqih menerima persembahan karya ilmiyah tersebut di atas panggung. Acara malam itu juga diisi dengan pengumuman siswa berprestasi, munaqasah tiga siswa unggulan, dan mau’idlotul hasanah oleh KH. Ali Marzuki dan KH. Ubaidillah Faqih.

Tidak kalah menarik dari malam sebelumnya, acara pada malam kedua pun semakin meriah dengan tampilnya pertunjukan kreasi para siswa perwakilan dari beberapa kelas. Pentas kreasi santri yang di gelar dengan MC tiga bahasa –Indonesia, Arab, dan Inggris– itu dimulai pada pukul 08:00 WIS dan berakhir hingga pukul 02:00 WIS dini hari. Para siswa banyak menampilkan pertunjukan Masruhiyah (drama) dengan berbagai genre cerita yang beragam. Mulai dari drama Arabian dengan kisah perang salib yang dikisahkan dengan dua bahasa (arab-Inggris), kisah-kisah sahabat dengan berbahasa arab, sampai kisah kehidupan yang tampak menyentuh dengan celetukan humor-humor yang mengundang tawa.

Salah satu penampilan masruhiyah (drama) dari para siswa

Salah satu penampilan masruhiyah (drama) dari para siswa

Selain itu ada juga pertunjukan shalawat yang tidak kalah menariknya dengan kreasi drama. Tampak para peshalawat manampilkan lantunan-lantunan shalawat yang menggema seperti Habib Syekh, ada pula yang mendayu-dayu sealiran dengan grup Raihan. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa jajaran Masyayikh, Asatidz dan tentunya para santri. Sehari setelahnya acara pentas kreasi santri juga digelar di ponpes putri Langitan.[ESYE]