[singlepic id=81 w=220 h=140 mode=web20 float=left]Tuban (5/12). Keluarga besar Ponpes Langitan bisa bernafas lega setelah hampir satu minggu mengirimkan 4 dutanya mengikuti Lomba Baca Kitab Kuning Nasional ke-2 di Banjarmasin. Selama lomba berlangsung, semua santri diharapkan untuk berdoa demi kesuksesan delegasi yang dikirimkan.
Dan hasilnya, keempat duta telah menggondol medali semua. Miftahul Maghfiroh juara pertama tingkatan Ula, Faizah juara kedua tingkatan Ulya, Nabawi juara ketiga tingkatan Ulya, dan Masrur juara harapan tingkatan Ulya. Pengiriman duta ke tinggkat nasional merupakan seleksi panjang dari lomba-lomba dibawahnya. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Ustadz Ahsan Ghozali, selaku Ketua Tim Pembinaan Peserta MQK Ponpes Langitan, “Lomba tingkat Nasional ini merupakan seleksi yang berturut-turut dari lomba dibawahnya, yaitu: tingkat Kabupaten Tuban dan tingkat Propinsi Jawa Timur. Dan alhamdulillah, Tuban merupakan kabupaten yang paling banyak mengirimkan delegasinya mewakili Jawa Timur. Empat santri langitan dan satunya dari pesantren lain. Dari lima kontingen itu semuanya mendapat juara.”

Perlu diketahui pula bahwa kontingen langitan sukses tidak hanya di tingkat Nasional, namun juga ditingkat Kabupaten dan Propinsi. Saat di tingkat kabupaten, kontingen langitan menyapu 16 medali dari 19 delegasi yang dikirimkan. Untuk tingkat Propinsi menyapu 10 medali dari 15 delegasi. Dan di propinsi ini pula kafilah Tuban menjadi juara umum kedua.

Meski sukses di tingkat Kabupaten, Propinsi, dan Nasional, Ustadz Ahsan mengaku masih mengalami banyak kendala terutama mendadaknya pemberitahuan lomba di tingkat Kabupaten, sehingga proses seleksi internal pesantren dilakukan dengan persiapan yang kurang. Tapi dengan mencapainya prestasi nasional pada tahun ini, diharapkan empat tahun kedepan Langitan lebih siap karena telah mengetahui tehnik dan prosedur perlombaan.