Seluruh duta Langitan gondol mendali | Pondok Pesantren Langitan Tuban Jawa timur
Arsip
Kategori
Komentar terakhir
sebelumnya terima kasih atas usulan dan apresiainy...
untuk sementara ini memang belu kami upload ke dal...
boleh-boleh saja, tapi untuk lebih jelasnya anda b...
Pak Hasyim yang saya hormati.....Itu kok Liberalis...
Mau nangani kelaparan kok Khilafah loh solusinya.....
jakartanya mana...?...
orang mana...? kapan nikahnya...
aslm... afwan anam minta terjemahan shalawat farsy...
Assalamu'alaikum.... minta terjemahan ta'lim muta...
Ass. Kepada semua Santri PonPes Langitan Saya dari...
Forum
Support
Hamzah


Penanggungjawab :
Sya'roni

Hasyim

Farihin
Tags

Seluruh duta Langitan gondol mendali

langitan-dimqk-nas.jpg Tuban (5/12). Keluarga besar Ponpes Langitan bisa bernafas lega setelah hampir satu minggu mengirimkan 4 dutanya mengikuti Lomba Baca Kitab Kuning Nasional ke-2 di Banjarmasin. Selama lomba berlangsung, semua santri diharapkan untuk berdoa demi kesuksesan delegasi yang dikirimkan.
Dan hasilnya, keempat duta telah menggondol medali semua. Miftahul Maghfiroh juara pertama tingkatan Ula, Faizah juara kedua tingkatan Ulya, Nabawi juara ketiga tingkatan Ulya, dan Masrur juara harapan tingkatan Ulya. Pengiriman duta ke tinggkat nasional merupakan seleksi panjang dari lomba-lomba dibawahnya. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Ustadz Ahsan Ghozali, selaku Ketua Tim Pembinaan Peserta MQK Ponpes Langitan, “Lomba tingkat Nasional ini merupakan seleksi yang berturut-turut dari lomba dibawahnya, yaitu: tingkat Kabupaten Tuban dan tingkat Propinsi Jawa Timur. Dan alhamdulillah, Tuban merupakan kabupaten yang paling banyak mengirimkan delegasinya mewakili Jawa Timur. Empat santri langitan dan satunya dari pesantren lain. Dari lima kontingen itu semuanya mendapat juara.”

Perlu diketahui pula bahwa kontingen langitan sukses tidak hanya di tingkat Nasional, namun juga ditingkat Kabupaten dan Propinsi. Saat di tingkat kabupaten, kontingen langitan menyapu 16 medali dari 19 delegasi yang dikirimkan. Untuk tingkat Propinsi menyapu 10 medali dari 15 delegasi. Dan di propinsi ini pula kafilah Tuban menjadi juara umum kedua.

Meski sukses di tingkat Kabupaten, Propinsi, dan Nasional, Ustadz Ahsan mengaku masih mengalami banyak kendala terutama mendadaknya pemberitahuan lomba di tingkat Kabupaten, sehingga proses seleksi internal pesantren dilakukan dengan persiapan yang kurang. Tapi dengan mencapainya prestasi nasional pada tahun ini, diharapkan empat tahun kedepan Langitan lebih siap karena telah mengetahui tehnik dan prosedur perlombaan.


Artikel yang mungkin terkait:
  1. JK – WIN unggul di ponpes Langitan Hasil Pemungutan suara pada Pemilihan umum Presiden dan wakil presiden...
  2. Langitan mantu “barokallahu laka, wabaroka alaika, wajama’a bainakuma fi khoirin“  Adalah doa...
  3. PILGUB Putaran II Jatim di Langitan Alhamdulillah Pilgub putaran II yang dilaksakan di PP. Langitan berjalan...
  4. Grand opening smesco mart Langitan Satu lagi langkah maju ditempuh koperasi PP. Langitan dengan...
  5. Langitan banjir Setelah kurang lebih lima belas tahun tidak pernah banjir, jum’at...

11 komentar pada “Seluruh duta Langitan gondol mendali”

  • Rouyani mengatakan:

    Benar apa yang dikatakan Ust.Ahsan, jangan bangga n besar hati tapi ILMU YANG KITA PEROLEH tidak sekedar untuk pengetahuan tapi pengamalan lebih diutamakan dan itu harus ada dukungan penuh dari pengurus terkait
    . semoga kita semua dipermudahkan untuk mengamalkan apa yg kita peroleh selama ini.

    [Balas]

  • burger mengatakan:

    Wah, cak mad ini pasti ga bs ngaji kitab. Soalny utekny ngeres terus trhdp sgl aktiftas didunia ini. Cuman omdo (omong doang), cincing aja atuh clana, dan ga usah kmentr kl ga ngerti

    [Balas]

  • manaf mengatakan:

    hamd lillah. . .
    sebagai sesama santri saya turut bangga atas keberhasilan sampean. tapi kebanggaan ini akan lebih berarti jikalau kita sama-sama bisa mem follow up i ini, maksudnya mari kita buktikan kalau turots masih relevan untuk diimplementasikan, bukan hanya untuk dibaca.

    salam manis dari kajen!

    [Balas]

  • mochammad mengatakan:

    assalaamu’alaikum ya ikhwan

    ingat yang terpenting adalah tauhid! n jauhi syirik karena syirik sekarang selembut rambut di belah 7, jangan tergiur dg penghargaan dunia! negara kita ini negara hancur, yaitu negara yang masyarakatnya islam tetapi mereka jauh dari ajarannya! mereka adalah umat yang didalam sabda nabi disebut sebagai buih yang ada dilautan! bener g’? apakah kita bangga dg hal yang seperti itu? kita hanya bangga apabila ada seseorang yang menegakkan dinullah, mereka berjuang dg mencegah kemungkaran,kita bangga apabila ada seseorang yg mencari penghargaan dari Allah bukannya penghargaan dari manusia? buat apa penghargaan yang sprti itu karena itu hanya mengakibatkan ria’ dihati kita yang nantinya akan menjadi penghambat untuk masuk syurga!!!!!
    ma’af kalau kata2 saya agak menyingung hati akhi dan ukhti tapi gman kita bisa menerima saat seorang hamba berjuang untuk sebuah nama bukan karena Allah semata.

    [Balas]

  • vickthau mengatakan:

    assalammm….
    selamat ya….

    [Balas]

Leave a Reply