Memasuki hari ketiga dan keempat atas meninggalnya KH. Abdullah Faqih “Pengasuh Pondok Pesantren Langitan para tamu masih terlihat berdatangan, baik dari kalangan para Kyai dan tokoh nasional. Tampak terlihat pada hari ke dua KH. Idris Marzuqi Pengasuh Pondok Lirboyo hadir di kediaman keluarga. Beliau KH. Idris Marzuqi yang sempat hadir pada hari pertama namun kembali lagi karena jalan macet total untuk akses ke Pondok Pesantren Langitan maka beliau menyempatkan untuk hadir di hari ke dua wafatnya KH. Abdullah faqih. Sedang pada hari ke 3 tampak Menteri Pertanian Ir. H. Suswono, MMA datang di Lokasi pondok pesantren Langitan sekitar pukul 16.00 Wib dan di terima langsung oleh beliau KH. Ubaidillah Faqih beserta keluarga besar Al Marhum. Seusai berkunjung di rumah duka, Ir. H. Suswono yang salah satu Politikus Dari Partai PKS ini menyempatkan diri untuk berdoa di makam Al Marhum “KH. Abdullah Faqih di pemakaman umum widang. Sedang pada hari ke empat datang pula Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan. Beliau hadir pukul 19.00 beserta rombongan. Menteri yang terkenal dengan kesederhanaan datang tanpa ada pengawal dari Patwal dan sempat kendaraan beliau terjebak kemacetan hampir satu jam di daerah Bundaran gresik. Beliau menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan para santri dan sesekali beliau melambaikan tangan pada santri. Keharuan beliau tampak pada santri ketika beliau diwawancarai oleh pengurus Pondok, Menteri BUMN ini sempat dikasih wejangan sama Al Marhum selama hidupnya, “bahwa untuk melaksanakan tugas Negara harus ikhlas serta gigih dalam mengemban amanah. Itulah wejangan yang diberikan Al marhum kepada Bapak Menteri. Sampai pada saat ini saya masih ingat betul betapa beliau mengucapkan itu dengan hati tulus dan ikhlas sedang saya tidak bisa menatap wajah beliau,ucap Bapak Menteri. Setelah itu Bapak Iskan Dahlan menyempatkan untuk bertaziah di makam KH. Abdullah Faqih yang berjarak 300 meter dari Pondok Pesantren Langitan, dengan berkendara Sepedah Montor bersama H. Agus Ahmad Alawi (cucu dari Al Marhum) . sementara itu masyarakat masih terlihat bedatangan di pemakaman KH. Abdullah Faqih dengan menggunakan kendaraan Bus serta bersepedah Motor. Penjagaan keamanan terlihat 24 Jam. Begitupun santri oleh pengurus dijadwal untuk melaksanakan ziaroh ke makam beliau agar tidak mengganggu aktifitas belajar.