Dalam rangka merawat arsip dan dokumen, Pondok Pesantren Langitan bekerja sama dengan Badan Perpustakaan Dan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada hari selasa tanggal 21 Februari 2012 mengadakan sosialisasi kepada Pengurus Pondok Baik tingkat Khos dan Tingkat Amm. Sosialisasi yang diikuti oleh 30 peserta ini dimulai tepat pada pukul 09.00 Wib. Rombongan dari badan Perpustakaan dan Kearsipan terdiri dari 4 orang yang di pimpin oleh Bapak Tidor sebagai kepala Bidang. dalam momen tersebut beliau banyak memberikan hal tentang pentingnya sebuah arsip. Arsip merupakan asset berharga dikemudian hari, banyak hal dalam persidangan kalah karena kurang baiknya arsip,” seperti halnya ketika Indonesia berdebat dan membawa permasalahan tentang pulau Legitan dan sipadan, dimana kedua pulau ini di kelaim oleh Indonesia dan Malaysia sebagai miliknya, sampai permasalah ini dibawa ke ranah hokum Mahkamah Internasional (International Court of Justice) Namun karena kurang baiknya arsip pada kedua pulau ini Indonesia kalah dalah persidangan Mahkamah Internasional (International Court of Justice). Sebagai contoh lagi adalah jembatan ampera yang ada di pulau Sumatra selatan. Jempatan ampera yang dulu mampu membuka dan menutup sendiri ketika ada pelayaran perahu besar ini dulu di buat oleh Pemerintahan belanda namun karena tergerusnya waktu, jembatan yang sempat menjadi symbol propinsi Sumatra selatan ini tidak berfungsi. Pada akhirnya pemerintah Sumatra selatan ingin merenovasi jembatan tersebut dengan system buka tutup secara otomatis, namun realisasi dalam perbaikan jembatan ampera terkendala dengan arsip modul dan arsistek serta teknologi pembuatanya, sampai pada akhirnya dilacaklah arsip – arsip tentang jembatan ampere sampai ke leadon namun pihak arsip di leadon ini tidak serta merta memberikan dokumen tersebut bahkan untuk mendapatkan copy an nya pihak leadon menghargai sebesar dana yang jika dana tersebut dibuat jembatan baru maka akan sama nilainya. Sosialisasi kearsipan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi yang pernah di lakukan oleh badan perpustakaan dan kearsipan yang sama pada tahun 2010. Rangkaian acara yang dihadiri oleh para pengurus pondok serta Beliau KH. Abdullah Munif selesai tepat pada pukul 11.30 Wib