Jl. Raya widang Tuban PO BOX 02 Babat 62271 Telp/Fax.0322-451156 SMS center : 085235688999. langitan [at]langitan[ dot] net

Hikmad serta semaraknya Haul Langitan pada hari kamis 11 shofar 1433/05 Januari 2012. Acara yang dilaksanakan setiap tahunya atau dua minggu pertama pada Bulan shofar ini dirasa beda dari tahun sebelumnya. Dalam acara tersebut tidak kurang dari 10.000 pengunjung yang turut tumplek Blek di halamam Pondok Pesantren Langitan. Banyaknya pengunjung telah diantisipasi oleh Panitia baik dari segi akomodasi dan konsumsi.  Acara dimulai dengan Khotmil Qur’an bil ghoib dimushola agung bersama para santri Langitan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam para Mayayikh langitan yang berada di desa widang 350m dari Pondok Pesantren Langitan.

Tepat pada pukul 12.30 atau setelah jama’ah Dzuhur acara inti dimulai. Rangkaian acara dalam Haul ke 41 dipandu oleh Ust. Murodhi sebagai pembaca acara. diawali dengan pembacaan sholawat oleh Group Al Muqtasidah Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat – ayat Al-Qur’an oleh Ust. Ali As’ad dirangkai dalam acara ketiga, pembacaan Rotibul Haddad yang di pinpim langsung oleh Habib Ali Bin Husain Al Haddad beliau diminta langsung Oleh Romo Kyai Abdullah Faqih (Pengasuh PP.Langitan)  untuk membacakan Rotibul Haddad sekaligus memberikan ijazah pada semua hadirin. setelah pembacaan Rotibul Haddat dibacakan surat yasin yang pimpin oleh KH. Munawwir dari solotigo Kemudian Tausyiah sebagai pelengkap dalam momen acara haul ke 41 di sampaikan oleh Habib Ali Bin Abdullah al idrus dari yaman dengan di damping Habib Ahmad Bin Yunus sebagai penerjemah. Dalam tausyiahnya beliau berdo’a serta memohonkan rahmat kepada para hadirin yang senantiasa tetap hidmat dalam menjalankan ajaran nabi untuk cinta kepada orang – orang yang sholeh, hadir mereka pada haul ke 41 merupakan bukti nyata bahwa mereka masih cinta kepada orang – orang yang sholeh jangan sampai seseorang cinta dan butuh kepada orang yang sholeh ketika mereka membutuhkanya saja namun setelah mereka hasil dan sukses lupa akan segalanya. Para ulama dan orang yang sholeh sepatutnya untuk diikuti dan diteladani.’ bagaimana tidak,!.mereka orang – orang yang sholeh senantiasa menjalankan ajaran nabi dari tapak setapak”.  kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kedua yang disampaikan oleh Habih Abu Bakar Assegaf dari Surabaya. Dalam tausyiah, beliau menjelaskan  bahwa ulama serta orang yang sholeh dicintai bukan karena jabatan dan hartanya namun ulama dicintai karena kesholehanya serta ketaataanya kepada Allah swt. Pada saat ini pemberian title kyai oleh masyarakat umum kadang hanya dilihat dari segi tersohornya saja melalui media electro tanpa mempertimbangkan apakah mereka benar – benar faqih serta sholeh dalam keilmuanya. Tausyiah ketiga disampaikan oleh Habib Umar dari semarang. Dalam tausyiahnya beliau meminta pada hadirin untuk senantiasa merenungi dawuh yang disampaikan oleh Habib Ali bin Abdullah Al Idrus dan Habib Abu Bakar Assegaf.”

Meskipun di tengah – tengah acara haul sempat turun hujat lebat namun para muhadirin senantiasa hidmah serta tetap mengikuti kegiatan walau basah kuyup. Acara diakhiri dengan do’a yang dibacakan oleh Habib umar

Pin It on Pinterest