Aqiqah plus qurban
Sebagai wujud loyalitas terhadap ajaran Islam, sebagian orang memanfaatkan moment-moment penting untuk melakukan ibadah demi memperoleh tambahan pahala diakhirat kelak . Gambaran konkritnya, pada saat walimah ursyi, misalnya seseorang melakukan aqiqoh, bahkan untuk menghemat biaya antara aqiqoh dan qurban dijadikan satu pada hari raya idul adha untuk anak atau orang tuanya yang sudah meninggal dunia.
PERTANYAAN
a. Menurut pandangan almazhib alarba’ah, apakah orang yang sudah meninggal dunia boleh diaqiqohi ?
b. Apa hokum menggabungkan Aqiqoh dengan qurban untuk orang yang sudah meninggal dunia ?
Jawaban :
a. Menurut qoul muqtamad hukumnya tidak boleh
Ta’bir
1. I’anatut Tholibin juz 2 hal 382
2. Nihayatul Muhtaj Syarah Minhaj juz 5 hal 366
3. Qulubi juz 4 hal 255
4. Majmuk Syarah Muhadzab juz 8 hal 432
5. Syarwani juz 9 hal 370
b. Khilaf, menurut Ima Ibnu Hajar hanya tercapai salah satunya sedang menurut Imam Romli bisa tercaapi kedua-duanya
Ta’bir
1. Ismadul ain hal 77
2. Syarwani juz 9 hal 370
Artikel yang mungkin terkait:
- Aqiqah dan memberi nama Anak Orang tua, siapa pun dan di mana pun pasti mendambakan...
- Menggulung Tangan, Bersedeku Saat I’tidal dll Jawaban dari beberapa pertanyaan yang masuk ke Forum Musyawarah PP....
- Pacaran, qurban, qunut, jilbab dan provokasi Dari : Asma’ul. Email : lin*****@plasa.co.id Assalamu’alaikum. Begini, saya mau...
- Daging kurban harus dibagi mentah Setelah hari raya Idul Fitri di bulan Syawal, kaum muslimin...
- Formalin Upaya manusia untuk meningkatkan sumber pendapatan (income) dalam sector bisnisnya,...
